Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH sukses membawa harum nama Indonesia dengan 44 medali yang diraih pada World Scholar’s Cup (WSC) di Athena, Yunani, dan Hanoi, Vietnam, pada tingkat Global Round WSC, kini dua tim siswa Sinarmas Word Academy (SWA) siap bertanding mengikuti Tournament of Champion di Yale University, Amerika Serikat, pada pertengahan November mendatang.
Board Chairman SWA, Anton Mailoa, mengemukakan, prestasi yang dicapai pelajar SWA pada jenjang Global Round WSC di kedua negara tersebut telah mengantarkan tiket bagi sekolahnya untuk mengikuti Tournament of Champion di Yale University.
"Hal ini amat membahagiakan kami sebagai salah satu sekolah nasional dan internasional mampu meraih penghargaan tertinggi karena menjadi salah satu tim terbaik," kata Anton pada konferensi pers di kantor SWA, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Banten, baru-baru ini.
Menurut dia, bertanding di Yale merupakan kesempatan emas bagi siswanya. Pasalnya, para pemenang akan ditawari untuk berkuliah di Yale University melalui program beasiswa atau jalur lain.
Anton menjelaskan, tema yang akan diangkat di Yale nanti akan sama pada Global Round WSC yang berlangsung di Athena dan Hanoi, yaitu unlikely world. WSC dipilih sebagai ajang tanding siswanya karena berbeda dengan Olimpiade Sains biasa. WSC, kata dia, tidak hanya menilai kemampuan akademis sekolah, tetapi lebih dari itu.
Adapun tema tahun ini ialah unlikely world yang mana setiap peserta diuji wawasannya untuk menyanggah atau menerima topik mengenai isu global melalui uji debat, menulis, dan cerdas cermat.
Mewakili rekan-rekannya, Tristan Loa dan Eriq Moeloek, merupakan siswa SMA yang akan berlaga di Yale. Mereka yakin dan optimistis dapat meraih juara sebagaimana yang telah diraih di Athena dan Hanoi.
"Ketika saya juara di Athena, saya bangga sekali sebagai warga Indonesia berhasil juara. Dan di Yale saya akan berupaya tampil sebaik- baiknya agar raih juara lagi," kata Tristan.
Senada pula diungkapkan Eriq. Ia juga bangga bisa meraih juara di Hanoi, dan kini mendapat kesempatan berlaga di Yale. Bagi dia, itu menjadi peluang untuk unjuk gigi bahwa putra Indonesia juga dapat berkompetisi dengan baik di tingkat internasional.
"Saya tentu akan berupaya tampil prima dan meraih juara dan kini saya terus berlatih sungguh-sungguh," cetusnya.
Sofia Tanuwaty, Corporate Communication SWA, mengemukakan, keberangkatan perwakilan pelajar SWA ke Yale dijadwalkan pekan mendatang, sedangkan pertandingan berlangsung pada 9-14 November 2017.
Ia menambahkan, terkait ulang tahun ke-10 pada 3 November 2017, pihaknya berkomitmen terus meningkatkan kompetensi siswa SWA dari jenjang TK-SMA mencapai kompetensi terbaik nasional dan internasioal. Pihaknya juga menjalin kerja sama dengan perguruan terbaik di Tiongkok, yakni Universitas Peking. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved