Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEGIATAN lanjutan program kepedulian sosial PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (Japfa) diadakan kembali di Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat. Sejak tiga bulan kegiatan Japfa4Kids dilaksanakan, kali ini Japfa hadir kembali untuk memastikan perubahan yang terjadi di sekolah peserta setelah adanya pendampingan yang dilakukan untuk mendorong tumbuhnya perilaku hidup bersih dan sehat.
Japfa memberikan pendampingan, baik kepada guru maupun kepada siswa guna terciptanya sistem sekolah sehat. Sebanyak 24 guru yang mengajar di delapan sekolah pendampingan diberikan pelatihan mengenai manajemen tata kelola sekolah. Mengadopsi manajemen 5S dari Jepang, pelatihan itu membekali guru mengenai prinsip tata kelola sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman.
Bukan hanya menerapkan pendampingan kepada guru, melainkan juga memilih dan melatih siswa untuk disiapkan menjadi duta sehat Japfa, yaitu Duta Anak Sehat, Duta Makanan Sehat, dan Duta Lingkungan Sehat.
"Sebagai agen perubahan, para siswa didampingi secara intensif untuk dapat menjalankan tugasnya sebagai duta sehat, serta wajib memberikan pengaruh positif bagi teman sebayanya. Di sini peran guru juga sangat penting untuk memonitor setiap perubahan para siswa hingga terciptanya sistem sekolah sehat," ujar R Artsanti Alif, Head of Social Investment and Corporate Communication Japfa, melalui keterangan tertulis, Kamis (2/11).
Menurut Artsanti, para siswa sudah mulai menjalani bimbingan untuk menjadi duta dari Japfa. Duta Makanan Sehat mendapatkan pelatihan untuk mengelola kebun sekolah dan diajarkan untuk mengenali sumber gizi dan protein dari tiap-tiap bahan makanan yang akan digunakan untuk membuat masakan mereka.
Sedangkan untuk Duta Anak Sehat, dilakukan pembimbingan mengenai bagaimana caranya mencuci tangan yang baik dan benar sehingga para duta itu akan mengajarkan kepada teman-teman lainnya. Adapun untuk Duta Lingkungan Sehat juga sudah mulai dibina bagaimana memilah jenis-jenis sampah.
"Anak-anak duta akan mempunyai peran masing-masing pada tahap kedua Japfa4Kids ini," jelas Dwi Priyastoko, Head of Unit Cirebon Japfa. "Diharapkan mereka dapat memahami dan menanamkan ajaran akan pentingnya PHBS bagi diri mereka, juga bagi lingkungan sekitar mereka," tambah Pri.
Pada kegiatan Japfa4Kids ini, seluruh siswa dari sekolah pendampingan diperiksa kesehatannya oleh Puskesmas dan dibantu oleh Duta Anak Sehat. Untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar acara, para Duta Lingkungan Sehat diwajibkan untuk menjalankan tugas Lihat Sampah Ambil Pilah (Lisa Bilah).
Berbeda dengan dua duta lainnya, Duta Makanan Sehat harus menunjukkan keberhasilannya mengolah bahan makanan dari kebun sekolah untuk menjadi makanan tradisional daerahnya.
Di sisi lain kegiatan, Japfa juga mengadakan kelas pendampingan catur yang diampu oleh Master Internasional Tirta Candra bagi para siswa sekolah pendampingan. Sebanyak 20 siswa terpilih dari kelas catur ini akan mengikuti eksebishi catur simultan pada Gebyar Japfa4Kids di hari kedua kegiatan.
Inovasi pendampingan intensif pada program Japfa4Kids yang baru dilakukan senada dengan prinsip keberlanjutan dan berkesinambungan, serta prinsip investasi sosial perusahaan untuk berkembang menuju kesejahteraan bersama. (RO/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved