TIONGKOK dilaporkan membebaskan Xu Jianxiong, tokoh prodemokrasi. Pembebasan itu merupakan pembebasan keempat dalam dua bulan terakhir, terhadap para pemimpin yang terlibat dalam gerakan antipemerintah pada 1989.
Dia dibebaskan dari sebuah penjara di Kota Weinan, Provinsi Shaanxi, setelah menjalani 11 dari 12 tahun hukuman penjara. Xu ialah mahasiswa kimia di Xian, Ibu Kota Shaanxi, ungkap LSM itu, merupakan tokoh utama gerakan mahasiswa pada 1989, tapi menghindari penangkapan tidak lama setelah penumpasan berdarah 4 Juni 1989.
Xu ditangkap pada Maret 1990, bersama dengan 12 orang lainnya yang mengorganisasi satu kelompok bawah tanah yang mengusahakan rehabilitasi gerakan mahasiswa itu pada tahun sebelumnya. Karena itu, dia diganjar hukuman 10 tahun penjara.
Tidak lama setelah dijebloskan ke penjara, lanjut LSM itu, Xu memukul staf penjara, kemudian dia diadili karena melawan petugas dan dikenai hukuman tambahan dua tahun. (11 Maret/history/Dok MI)