Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI pariwisata di Batam harus diarahkan bagi tenaga kerja siap pakai dengan keahlian berkelas internasional.
Sebab pariwisata dunia saat ini booming, namun industrinya kekurangan tenaga kerja yang memiliki keahlian.
"Wisata di Batam dimulai dengan perjalanan yang panjang. Saya yakin Batam akan menjadi pusat penghasil tenaga kerja wisata kelas dunia. Industri wisata tidak akan pernah habis menerima mereka yang memiliki keahlian," kata Menteri PAN-RB Asman Abnur pada acara kuliah umum bertema 'Kompetensi Sumber Daya Manusia Indonesia di Bidang Pariwisata Tidak Kalah Saing Dengan SDM Negara Lain', di Batam Tourism Polytechnic (BTP), Jumat (29/9).
Menteri Asman menegaskan, industri pariwisata di Batam memang harus diarahkan bagi tenaga kerja siap pakai dengan keahlian yang berkelas internasional. Dan itu tidak bisa ditawar lagi.
Menurut Asman, perkembangan dunia pendidikan pariwisata akan memberikan prospek yang cerah bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Paling tidak lulusan pariwisata Indonesia yang akan bekerja di luar negeri dan bergaji dolar Amerika.
"Mahasiswa di BTP belum tamat ditawari gaji US$3.000 oleh hotel di California, AS. Apalagi sudah menyelesaikan studi. Diperkirakan bisa mencapai US$5.000," ujarnya.
Asman yang juga merupakan pendiri BTP menegaskan, tahun depan sekolah yang didirikannya akan membuka jurusan pramugari dan pramugara bekerja sama dengan berbagai operator jasa transportasi.
Teknologi terapan
Tidak itu saja, Asman mengatakan dunia pendidikan saat ini memerlukan individu yang mampu menerapkan kemajuan teknologi. Sebab, kemajuan sudah tidak dapat dibendung dan itu harus dikuasai generasi yang akan datang.
Asman mengatakan kehadiran perguruan tinggi yang berbasis teknologi saat ini mendesak untuk dihadirkan di Batam. Untuk, kata mantan Wakil Wali Kota Batam itu, ia berencana mendirikan institut teknologi pertama di Batam yang bekerja sama dengan lembaga berbasis teknologi di dunia internasional.
"Pendidikan merupakan jati diri bangsa. Dengan penguasaan teknologi yang mumpuni, saya yakin Indonesia akan mampu menghasilkan lulusan berkualitas," paparnya.
Sedangkan lulusannya nanti dijamin siap kerja dan siap pakai di semua lini bidang yang berkaitan dengan teknologi. "Bangsa kita bangsa besar. Kita harus menjadi pemain, bukan pelaku. Saya optimistis dengan hal itu," tegasnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved