Empat Hercules Bawa Bantuan untuk Rohingya

12/9/2017 18:20
Empat Hercules Bawa Bantuan untuk Rohingya
(AFP PHOTO / Munir UZ ZAMAN)

PEMERINTAH Indonesia sudah mengirimkan bantuan tahap pertama untuk pengungsi Rohingya di Bangladesh dengan empat pesawat Hercules TNI AU.

"Bantuan tidak hanya satu kloter, kloter besok rencananya empat Hercules. Untuk (kloter) kedua dan ketiga rencananya akan kami bahas lebih lanjut lagi, cuma beda waktunya tidak akan jauh satu dengan yang lain," kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Gedung Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Selasa (12/9).

Bantuan yang rencananya akan dikirim melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (13/9), tersebut berupa beras, makanan kering, minyak goreng, tenda, selimut, baju, dan peralatan mandis; antara lain sabun, sikat gigi, pasta gigi, dan sampo.

Hercules pengangkut bantuan dari Indonesia akan didaratkan di bandara di Kota Chittagong, sekitar 150 km dari pusat pengungsi Rohingya di Kota Cox Bazaar.

Menlu menjelaskan bahwa bantuan kemanusiaan tahap pertama itu dapat segera dikirimkan karena adanya komunikasi yang baik antara pemerintah Indonesia dan Bangladesh melalui Duta Besar RI di Dhaka Rina Soemarno.

Sebelumnya, dalam kunjungan Menlu Retno ke Bangladesh pada awal September lalu, telah meminta daftar jenis bantuan yang diperlukan pengungsi Rohingya dari pemerintah Bangladesh sehingga manfaatnya bisa tepat sasaran dan optimal.

"Bantuan ke Bangladesh karena Bangladesh menampung pengungsi cukup banyak. Kita lihat dari segi numbers, paling banyak ada di Bangladesh, dan karena sudah dibahas dan respons cukup cepat, maka kita bisa lebih dulu ke Bangladesh," tutur Retno seperti dilansir Antara.

Menlu berharap agar pemerintah Myanmar juga dapat segera memberikan daftar kebutuhan yang sangat diperlukan bagi para warga Rakhine itu, sehingga Indonesia dapat segera mengirimkannya.

"Kita bukan karena Bangladesh lebih penting, lho ya, tapi karena komunikasi sudah dijalankan dan list sudah diterima, maka bantuan akan dikirim. Kalau kita terima list dari Myanmar, kita perlakukan sama, karena dua-duanya penting untuk dikirimi bantuan," tegas Retno lagi.

Menteri Retno menekankan bahwa Pemerintah Indonesia akan berusaha sekuat tenaga untuk menampung dan membantu proses pengiriman bantuan kemanusiaan dari semua pihak di Indonesia. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya