Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Joko Widodo mengingatkan pentingnya mengantisipasi penggunaan media sosial di masyarakat. Seluruh elemen bangsa harus memahami ini agar perubahan arus informasi tersebut tidak menimbulkan dampak negatif.
Hal itu disampaikan Presiden saat menghadiri Dies Natalis ke-60 Universitas Padjajaran Bandung, di kampus Unpad Dipati Ukur, Bandung, Jawa Barat, Senin (11/9). Presiden mengatakan, saat ini Indonesia merupakan negara pengguna internet terbesar ketiga di dunia, dengan 144 juta warganet.
"Perubahan ini kalau tidak diantisipasi, bisa berbahaya bagi kehidupan bangsa dan negara," kata Jokowi. Arus informasi bergerak cepat dengan hadirnya media sosial.
Selain karena penggunanya semakin banyak, menurut Presiden penggunaan media sosial pun sulit dikendalikan. Fenomena ini terjadi di hampir seluruh negara dunia.
"Negara-negara sekarang ini bisa mengendalikan medianya (arus utama). Tapi enggak bisa mengendalikan media sosial, enggak bisa," katanya seraya menyebut semua negara tidak bisa mengendalikan media sosial.
Jokowi menyebut, penggunaan media sosial di masyarakat khususnya kalangan muda memudahkan mereka dalam memeroleh informasi. Bahkan, lanjutnya, informasi yang diberikan media sosial lebih cepat dibanding media arus utama.
Inipun berdampak terhadap mudahnya penyebaran berbagai berita bohong di masyarakat. "Anak-anak muda akan ke sana semuanya. Dengan teknologi informasi, terjadi informasi yang melimpah, overload. Tapi, membuat kita tidak memikirkan informasi ini benar atau tidak benar," katanya. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved