Kelebihan Barang, Jemaah Haji Rela Menggendongnya

Siswantini Suryandari
08/9/2017 12:49
Kelebihan Barang, Jemaah Haji Rela Menggendongnya
(MI/Siswantini Suryandari)

SULIYAH dengan tenang berjalan menuju Plaza Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Rabu (6/9). Jemaah haji asal Banjarnegara Embarkasi Solo (SOC 1), ini menggendong barang-barangnya menggunakan kain jarik sembari menarik tas tenteng.

Seorang petugas langsung menegurnya. "Ibu dilarang membawa barang seperti itu. Semua harus masuk di tas," kata Abdul Basar, petugas haji Indonesia yang bertugas di Bandara King Abdul Aziz.

Suliyah bingung saat mendapat teguran dari petugas tersebut. Ia kemudian duduk dan membongkar gendongannya. "Saya sudah diperingatkan oleh anak saya agar tidak belanka berlebihan. Tapi sudah terlanjur membeli, ya harus dibawa," ujar Suliyah.

Ia sebetulnya berangkat dan pulang berhaji dengan anak dan menantunya. Namun anak dan menantunya memilih jalan duluan. Sementara Suliyah dibiarkan jalan sendiri sambil menggendong oleh-oleh.

Para petugas kemudian sigap membantu menata kembali isi tas jinjing agar semua barang yang digendong Suliyah bisa masuk.

Barang-barang yang digendong Suliyah antara lain seplastik kurma, tasbih, asesoris, sajadah, pacar kuku dan hena.Termasuk juga peralatan mandi, tas belanjaan terbuat dari plastik berukuran besar.

Ternyata saat ditata ulang barang-barang tersebut tidak bisa masuk. Namun Suliyah tetap tidak mau. Bahkan petugas Garuda Indonesia telah memperingatkan Suliyah agar barang-barangnya dikurangi. Termasuk juga tas-tas plastik. Alasannya tas-tas plastik itu penanda bahwa belinya di Mekkah.

Akhirnya sebagian barang milik Suliyah dititipkan ke tas-tas temannya yang masih longgar. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya