Ribuan Orang Ikuti Doa Bersama 171717 di Mabes TNI

Antara
17/8/2017 18:33
Ribuan Orang Ikuti Doa Bersama 171717 di Mabes TNI
(Dok. MI)

SEKITAR 8.500 orang memadati lapangan Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (17/8) petang, untuk mengikuti doa bersama '171717' (tanggal 17 Agustus pukul 17.00 tahun 2017) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pantauan Antara, di Mabes TNI, sejak pukul 16.00 WIB ribuan prajurit TNI dan masyarakat sipil berbondong-bondong datang untuk mengikuti doa bersama yang bertemakan 'Indonesia Lebih Kasih Sayang'.

Diperkirakan jumlah orang yang mengikuti doa bersama yang digagas oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di Mabes TNI mencapai 8.500 orang, yang terdiri atas prajurit TNI, tokoh agama, para hafiz Quran, santri, dan PNS TNI. Tampak Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin duduk mendampingi Panglima TNI.

Selain di Lapangan Plaza TNI, ada beberapa titik yang dijadikan tempat untuk menggelar doa bersama bagi agama lain. Untuk masyarakat, prajurit TNI dan PNS TNI yang beragama Kristen Protestan dan Katholik menggelar doa bersama di Plaza Mabes TNI AU.

Umat beragama Hindu menggelar doa bersama di Pura Ade Shaka Dharma Mabes TNI Angkatan Laut, dan umat Buddha doa bersama di Gedung Balai Wartawan Puspen TNI Cilangkap, Jakarta Timur.

Doa bersama dan muroja'ah akan dilakukan selama satu jam, mulai pukul 17.00 WIB hingga 18.00 WIB. Bagi yang beragama Islam, khusus para hafiz (penghafal Alquran) untuk khataman bersama, sedangkan yang beragama Kristen, Katholik, Hindu, Buddha, dan Konghucu dipimpin oleh pemuka agama masing-masing.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Wuryanto, sebelumnya mengatakan, kegiatan doa bersama dan muroja'ah ini bertujuan memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar bangsa Indonesia yang majemuk dilandasi semangat Bhinneka Tunggal Ika lebih memiliki rasa kasih sayang antarsesama, hidup rukun dan damai.

Kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia oleh prajurit TNI bersama masyarakat agar sesama anak bangsa Indonesia untuk lebih kasih sayang agar tetap dapat menjaga kebersamaan, persaman dan keutuhan dalam bingkai NKRI.

"Mari kita berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan sungguh-sungguh dan memohon pada waktu yang sama, mudah-mudahan semuanya dikabulkan agar kita penuh dengan kasih sayang, hidup rukun dan damai," ajak Mayjen Wuryanto.

Kegiatan Doa Bersama '171717' dan Muroja'ah dilaksanakan bertepatan dengan HUT Ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai bentuk implementasi dari Pancasila sila pertama, Ketuhanan Yang maha Esa serta bentuk rasa syukur bangsa Indonesia bahwa kemerdekaan ini merupakan suatu rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa sebagai mana yang tertera dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ketiga yaitu 'Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dari dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya'.

"Kemerdekaan Republik Indonesia itu berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga kita semua wajib bersyukur atas kemerdekaan yang telah diberikan-Nya," tuturnya.

Kapuspen juga mengatakan bahwa 17 Agustus 1945 merupakan hari bersejarah dan hari kemerdekaan bangsa Indonesia berkat jasa para Pahlawan Kesuma Bangsa.

"Jangan lupa, kemerdekaan direbut oleh para Pahlawan Kesuma Bangsa yang mempunyai keinginan luhur untuk merdeka, sehingga kita wajib mendoakan mereka agar diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa," katanya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya