Mensos Dorong Tagana Ikut Tangkal Radikalisme

Antara
18/7/2017 18:49
Mensos Dorong Tagana Ikut Tangkal Radikalisme
(ANTARA)

MENTERI Sosial Khofifah Indar Parawansa mendorong Taruna Siaga Bencana (Tagana) ikut menangkal radikalisme dan terorisme karena fakta saat ini menunjukkan bahwa tidak hanya bencana alam dan sosial yang terjadi yang butuh penanganan bagi korban.

"Hari ini kita harus lebih menyiapkan tim dukungan psikososial yang lebih ahli lagi, di mana sebetulnya tim psikososial itu disiapkan tidak hanya untuk bencana sosial maupun bencana alam tapi juga faktanya karena memang kita juga mendapatkan antara lain kiriman deportan Turki yang teridentifikasi radikalisme," kata Mensos di Tagana Training Center di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/7).

Dia mencontohkan seperti di 'shelter' Kemensos yang menampung anak deportan dan anak-anak warga negara asing yang orang tuanya tidak teridentifikasi yang dikirim IOM ke Kemensos telah diberikan layanan dukungan psikososial.

Dia mengatakan, dalam kejadian bencana alam maupun bencana sosial ada kelompok rentan yang membutuhkan pelayanan khusus yaitu lanjut usia, ibu hamil, anak-anak dan penyandang disabilitas.

Tugas Kemensos dalam masa tanggap darurat yang dilakukan tim Tagana ialah menyiapkan dapur umum dan secara khusus ada tim dukungan psikososial untuk penanganan kelompok rentan.

Layanan dukungan psikososial, menurut Mensos, diusulkan pada Raker 2015 karena melihat fakta di lapangan banyak korban bencana, terutama kelompok rentan yang butuh dukungan psikososial.

"Jadi sebetulnya Tagana ini punya makna yang luas tidak hanya menangani bencana alam maupun bencana sosial, tetapi ada hal yang ternyata setuju tidak setuju hari ini kita cukup sering mendapatkan deportan dan lainnya," tutur Khofifah. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya