PGRI Apresiasi Sistem Zonasi dalam PPDB

Syarief Oebaidillah
13/7/2017 19:43
PGRI Apresiasi Sistem Zonasi dalam PPDB
(Ist)

KEBIJAKAN zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang diberlakukan pemerintah mendapat dukungan Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI). Organisasi guru tertua di Indonesia itu menilai, kebijakan tersebut sebagai pintu gerbang dalam mendorong pendidikan nasional yang bermutu dan dijangkau semua kalangan.

"Kami apresiasi Kemendikbud yang memberlakukan sistem zonasi dalam bentuk PPDB. Ini merupakan upaya memberikan akses luas bagi peserta didik, mendorong pemerataan, dan kualitas sejalan dengan harapan Unesco (lembaga pendidikan dunia). Walaupun dalam masa transisi ini masih menyimpan sejumlah persoalan teknis," kata Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi dalam sambutannya dalam acara halal bihalal yang dihadiri Mendikbud Muhadjir Effendy, Kamis (13/7).

Unifah menambahkan, kebijakan tersebut diharapkan disertai dengan peningkatan sarana dan prasarana, kompetensi pendidikan, penguatan manajemen sekolah, dan perubahan model pemberian bantuan yang merata untuk semua sekolah, terutama di daerah-daerah.

Bantuan tidak dikompetisikan agar menjadi pendorong peningkatan kualitas sekolah-sekolah di daerah yang masih rendah. Di samping memberikan diskresi yang cukup bagi daerah disesuaikan dengan kondisinya.

"Zonasi dalam PPDB memberikan kesempatan kepada siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan motivasi," ujarnya.

Senada dengan itu, Menteri Muhadjir menyatakan, sistem zonasi dalam PPDB sengaja diperuntukkan membantu siswa miskin yang cerdas agar bisa masuk sekolah negeri yang bagus. Selama ini, kata dia, banyak peserta didik yang tidak mampu harus gigit jari dengan sistem yang ada.

"Mereka kalah dengan anak pejabat karena sistem jatah. Sekarang tidak adalagi model seperti itu. Sekolah negeri yang kurang bagus didandani lagi biar jadi favorit. Semua sekolah harus jadi favorit," tandasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya