Sidik Jari untuk Deteksi Kanker

The New York Times/Arv
27/6/2017 16:14
Sidik Jari untuk Deteksi Kanker
(ANTARA/Feny Selly)

TERKADANG, hasil pemeriksaan laboratorium tidak bisa sepenuhnya dipercaya. Ada kemungkinan hasil tersebut menunjukkan kesalahan, yang penyebabnya karena tercampur data satu dengan yang lain.

Namun, kecanggihan teknologi bisa membantu menghindari kesalahan tersebut. Baru-baru ini, Strand Diagnostic menawarkan metode pindai sidik jari, seorang dokter mendapatkan sampel DNA dengan melakukan penghisapan atau swabbing di dalam mulut pasien.

Setelahnya, sampel akan dikirim langsung ke Strand dengan dilengkapi kode bar yang mengidentifikasi pasien. Kode bar itu juga digunakan untuk memberi label pada biopsi pasien.

Jika itu menunjukkan kanker, ahli patologi mengirimkan sel biopsi ke Strand, yang akan dicocokkan dengan DNA dari kapas sampai sel biopsi. Apabila sidik jari DNA tersebut menunjukkan ketidakcocokan, hal itu memberi isyarat tercampurnya data di laboratorium. (OL-4)




Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya