Pemerintah Gelar Sidang Isbat Tentukan 1 Syawal pada 24 Juni

Arga Sumantri
20/6/2017 20:44
Pemerintah Gelar Sidang Isbat Tentukan 1 Syawal pada 24 Juni
(MI/ATET DWI PRAMADIA)

KEMENTERIAN Agama akan menggelar sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal 1438 Hijriah pada Sabtu (24/6). Sidang bakal dipimpin Menag Lukman Hakim Saifuddin, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin, dan Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher.

"Melalui mekanisme sidang isbat tersebut, Kemenag akan menetapkan kapan umat muslim Indonesia akan berhari raya Idul Fitri, 1 Syawal 1438H," kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Muhammad Thambrin, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/6).

Thambrin mengatakan, sidang isbat akan digelar di Auditorium HM Rasjidi, Kompleks Kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin No 6, Jakarta Pusat. Sidang isbat akan dihadiri para Duta Besar Negara sahabat, Mahkamah Agung, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan). Dijadwalkan hadir pula Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, pakar falak dari ormas-ormas Islam, pejabat Eselon I dan II Kemenag, serta Tim Hisab dan Rukyat Kemenag.

"Sidang isbat wujud kebersamaan Kemenag dengan ormas Islam dan instansi terkait dalam menetapkan awal bulan qamariyah, terutama Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah," kata Thambrin.

Sebagaimana sidang isbat menentukan awal Ramadan lalu, sidang menentukan 1 Syawal nanti juga akan dimulai pukul 17.00 WIB. Sidang akan diawali pemaparan Tim Hisab dan Rukyat Kemenag tentang posisi hilal menjelang awal Syawal 1438 H. Sidang isbatnya berlangsung selepas salat magrib, setelah menerima laporan hasil rukyatul hilal dari lokasi pemantauan.

Mantan Kakanwil Kemenag Kalimantan Selatan ini menjelaskan, data hisab menunjukan bahwa ijtimak menjelang Syawal 1438H jatuh pada Sabtu, 24 Juni 2017 Masehi sekitar pukul 09:32 WIB, bertepatan dengan 29 Ramadan 1438 H.

"Pada saat rukyat, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia di atas ufuk, berkisar antara 2 derajat sampai 4 derajat," lanjutnya.

Kemenag bakal menurunkan sejumlah pemantau hilal Syawal 1438H di seluruh provinsi di Indonesia. Mereka berasal dari petugas Kantor Wilayah Kemenag dan Kemenag Kabupaten/Kota. Petugas akan bekerja sama dengan Pengadilan Agama, ormas Islam, serta instansi terkait setempat. (MTVN/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya