WARTAWATI Italia, Giuliana Sgrena, yang saat itu berusia 56 tahun dan disandera di Irak selama satu bulan, akhirnya dibebaskan. Namun, dalam perjalanan ke bandara Baghdad, mobil mereka ditembak tentara Amerika Serikat.
Agen rahasia Nicola Calipari, 50, tewas setelah berusaha melindungi Sgrena dari hujan peluru tentara AS. Dua agen Italia lainnya terluka dalam kejadian itu.
Sgrena, koresponden kawasan Timur Tengah untuk II Manifesto, tertembak di pundak dalam insiden itu. Dia kemudian dibawa ke sebuah rumah sakit yang dikelola AS untuk mendapat perawatan. Namun, akhirnya dia kembali ke Roma dan disambut keluarga serta pejabat pemerintah Italia termasuk Perdana Menteri Silvio Berlusconi.
Sgrena diculik 4 Februari 2005 setelah mengunjungi sebuah masjid di Baghdad tempat pengungsi berlindung setelah pasukan AS menyerang Kota Fallujah pada November 2005.
Selama disandera, Sgrena pernah meminta Roma agar menarik pasukan Italia dari Irak agar nyawanya bisa terselamatkan. Namun, PM Berlusconi menolaknya. Malah beberapa hari kemudian Senat Italia mendukung perpanjangan misi 3.000 prajurit Italia di Irak. (4 Maret/History/BBC/Dokumentasi MI)