Na Daehoon Marah, Anak-anaknya Jadi Lelucon Pacar Jule

Reynaldi Andrian Pamungkas
29/4/2026 23:25
Na Daehoon Marah, Anak-anaknya Jadi Lelucon Pacar Jule
Na Daehoon(Doc Instagram Na Daehoon)

INFLUENCER asal Korea Selatan yang menetap di Indonesia, Na Daehoon, baru-baru ini mengekspresikan kemarahan mendalam melalui media sosial pribadinya. Hal ini dipicu oleh tindakan kekasih dari Julia Prastini (Jule) yang diduga menjadikan anak-anak Daehoon sebagai bahan lelucon yang tidak pantas.

Awal Mula Permasalahan

Perseteruan ini bermula ketika muncul sebuah konten atau interaksi di media sosial di mana kekasih Jule melontarkan komentar yang dinilai merendahkan anak-anak Na Daehoon. Meskipun awalnya dianggap sebagai candaan internal, komentar tersebut bocor ke publik dan sampai ke telinga Daehoon.

Bagi Na Daehoon, yang dikenal sangat protektif terhadap keluarganya, tindakan membawa nama anak-anak ke dalam sebuah lelucon atau ejekan adalah garis merah yang tidak boleh dilanggar. Ia menilai bahwa urusan orang dewasa tidak seharusnya melibatkan anak kecil yang tidak tahu apa-apa.

Hingga saat ini, pihak Jule maupun kekasihnya belum memberikan klarifikasi resmi yang meredam suasana, sementara netizen terus memberikan dukungan moral kepada keluarga Na Daehoon.

Alasan Na Daehoon Marah Besar

Kemarahan Na Daehoon memuncak karena beberapa alasan prinsipil:

  • Privasi dan Perlindungan Anak: Daehoon merasa martabat anak-anaknya diinjak-injak demi konten atau sekadar bahan tertawaan.
  • Etika Antar-Influencer: Sebagai sesama figur publik, tindakan kekasih Jule dianggap tidak profesional dan tidak memiliki empati.
  • Dampak Psikologis: Daehoon mengkhawatirkan jejak digital yang ditinggalkan dari lelucon tersebut dapat berdampak buruk pada masa depan anak-anaknya.

Reaksi Netizen dan Dampak Sosial

Kasus ini dengan cepat menjadi perbincangan hangat di platform X (Twitter) dan Instagram. Mayoritas netizen menyayangkan sikap kekasih Jule yang dianggap tidak dewasa. Banyak yang berpendapat bahwa menjadikan fisik atau keberadaan anak kecil sebagai bahan candaan adalah bentuk perundungan (bullying) yang serius.

Na Daehoon sendiri menegaskan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam jika permohonan maaf secara tulus tidak segera disampaikan. Ia juga mengingatkan para pengikutnya untuk lebih bijak dalam berkomentar, terutama jika menyangkut anggota keluarga yang masih di bawah umur.

Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih memantau perkembangan lebih lanjut mengenai kemungkinan langkah hukum atau mediasi yang akan diambil oleh pihak Na Daehoon terkait permasalahan ini. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya