Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BINTANG pop global Billie Eilish resmi berkolaborasi dengan sutradara legendaris peraih Oscar, James Cameron, untuk memproduksi film konser 3D terbaru. Film ini mendokumentasikan aksi panggung Eilish di Manchester tahun lalu dalam rangkaian tur dunia terbesarnya sejauh ini, Hit Me Hard And Soft.
Cameron, yang dikenal lewat mahakarya Titanic dan Avatar, merekam penampilan Eilish selama empat malam di venue Co-op Live. Hasilnya diklaim sebagai sebuah "surat cinta" visual yang unik bagi para penggemar fanatik sang penyanyi.
Berbicara dalam acara premier di London pada Selasa waktu setempat, Eilish, 24, mengungkapkan kecintaannya pada penonton di Manchester. "Penggemar di Manchester adalah salah satu penonton favorit saya sepanjang masa... Saya sangat mencintai Manchester," tuturnya kepada BBC.
Proyek ini berawal dari ide istri Cameron, Suzy, yang berteman baik dengan ibu Eilish melalui aktivitas lingkungan. Eilish mengaku sempat terkejut saat menerima tawaran langsung melalui surel dari sutradara papan atas tersebut. "James Cameron mengirim email yang menanyakan apakah saya tertarik membuat film konser dalam format 3D. Saya tidak pernah mempertimbangkan hal seperti itu sebelumnya; itu adalah ide yang luar biasa," jelas Eilish.
Dalam proses produksinya, Cameron menggunakan teknologi kamera 3D mini untuk menangkap detail intim Eilish di atas panggung. Bahkan, ada momen di mana juru kamera harus berjuang keras mengimbangi energi Eilish yang berlari di panggung. "Saya bilang, 'Billie, jika dia menghalangimu, tabrak saja', dan dia benar-benar melakukannya!" canda Cameron.
Selain aksi panggung, Cameron menekankan para penggemar adalah "karakter" tersendiri dalam film ini. Penonton akan dibawa melihat sisi emosional fans serta cuplikan di balik layar saat Eilish bersiap melakukan pemanasan vokal hingga merias wajah. Cameron percaya format 3D memberikan perspektif yang tidak bisa didapatkan saat menonton konser secara langsung.
"Bekerja dengannya sangat ajaib dalam banyak hal," kata Eilish. "Dia benar-benar membuka mata saya untuk melihat pertunjukan ini sebagai sebuah film, padahal saya sudah terbiasa melihatnya hanya sebagai pertunjukan dengan penonton langsung."
Meski film 3D mungkin tidak akan menjadi standar baru untuk semua film konser, Cameron menegaskan pentingnya mendokumentasikan pertunjukan musik asli di tengah gempuran era kecerdasan buatan (AI).
Film bertajuk Billie Eilish – Hit Me Hard and Soft: The Tour (Live in 3D) ini dijadwalkan tayang serentak pada 7 Mei 2026. Mengenai rencana album keempatnya, Eilish hanya memberikan senyum misterius sambil menjawab singkat, "Saya tidak tahu. Kita lihat saja nanti." (BBC/Z-2)
Billie Eilish menggandeng sutradara legendaris James Cameron dalam film konser "Hit Me Hard and Soft: The Tour (Live in 3D)". Intip bocoran di balik layarnya!
Analisis mendalam Avatar: Fire and Ash sebagai metafora krisis iklim. Menghubungkan 'Bangsa Abu' dengan data kebakaran hutan global 2025-2026.
Setelah kesuksesan Avatar: The Way of Water, James Cameron kembali membawa penonton ke Pandora lewat film ketiga berjudul Avatar: Fire and Ash.
James Cameron mengungkap adegan favoritnya di Avatar: Fire and Ash. Bukan aksi besar, melainkan momen "halusinasi" yang melibatkan karakter baru Varang.
PERJALANAN keluarga Sully berlanjut dalam film Avatar ketiga, Avatar: Fire and Ash.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved