Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM semesta One Piece karya Eiichiro Oda, pedang bukan sekadar senjata, melainkan representasi jiwa dan kekuatan penggunanya. Sistem klasifikasi pedang yang disebut Meito (Pedang Terkenal) membagi senjata-senjata ini ke dalam beberapa tingkatan berdasarkan kualitas tempaan, sejarah, dan kekuatan destruktifnya. Tingkatan tertinggi, Saijo O Wazamono, hanya berjumlah 12 bilah di seluruh dunia.
Memahami deretan pedang terkuat ini sangat penting bagi para penggemar untuk mengukur skala kekuatan karakter seperti Roronoa Zoro, Dracule Mihawk, hingga mendiang Raja Bajak Laut, Gol D. Roger. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai 11 pedang terkuat yang telah terungkap dalam cerita.
Sebelum masuk ke daftar, penting untuk memahami tiga kategori utama Meito:
Yoru adalah pedang berbentuk salib raksasa yang diklasifikasikan sebagai Saijo O Wazamono. Sebagai "Pedang Hitam" (Kokuto) permanen, Yoru dianggap sebagai pedang terkuat di dunia saat ini. Mihawk mampu membelah gunung es raksasa dan kapal perang hanya dengan satu tebasan ringan menggunakan pedang ini.
Meskipun berbentuk bisento (polearm), Murakumogiri masuk dalam kategori 12 pedang kelas tertinggi. Senjata ini mampu menahan beban kekuatan buah iblis Gura Gura no Mi dan beradu langsung dengan pedang milik Roger tanpa mengalami kerusakan sedikit pun.
Pedang milik sang Raja Bajak Laut, Ace, dikonfirmasi sebagai salah satu dari 12 Saijo O Wazamono. Pedang ini menjadi saksi bisu perjalanan Roger menaklukkan Grand Line dan sering kali terlihat dilapisi Haki tingkat tinggi (Kamusari) saat bertarung melawan musuh kuat.
Merupakan pedang pertama dan terkuat dari seri Kitetsu yang terkutuk. Sebagai kelas Saijo O Wazamono, pedang ini diyakini membawa kematian bagi penggunanya yang tidak memiliki tekad kuat. Banyak teori penggemar menyebutkan bahwa Saint Ethanbaron V. Nusjuro dari Gorosei adalah pemegang pedang ini.
Shusui adalah harta nasional Negeri Wano. Pedang ini adalah Kokuto (Pedang Hitam) yang ditempa melalui ribuan pertempuran oleh "Dewa Pedang" Ryuma. Meskipun masuk kelas O Wazamono, kekerasan dan beratnya membuat Shusui memiliki daya rusak yang setara dengan kelas di atasnya.
Ditempa oleh Shimotsuki Kozaburo, Enma memiliki kemampuan unik untuk "menyedot" Busoshoku Haki penggunanya secara paksa. Enma adalah satu dari sedikit senjata yang mampu melukai tubuh keras Kaido. Jika Zoro berhasil mengubahnya menjadi pedang hitam permanen, kelasnya diprediksi akan naik menjadi Saijo O Wazamono.
Pasangan dari Enma, pedang ini dikatakan mampu "membelah surga". Ame no Habakiri termasuk dalam 21 O Wazamono dan saat ini diwariskan kepada Kozuki Momonosuke sebagai simbol kepemimpinan Wano.
Pedang yang paling berharga bagi Zoro secara sentimental. Ditempa oleh orang yang sama dengan pembuat Enma, Wado Ichimonji memiliki ketahanan luar biasa. Pedang ini tetap utuh bahkan saat beradu dengan Yoru milik Mihawk di awal cerita.
Pedang kedua dari seri Kitetsu ini masuk dalam kelas O Wazamono. Ketajamannya jauh melampaui Sandai Kitetsu milik Zoro. Pedang ini memiliki aura haus darah yang sangat kuat dan hanya bisa dikendalikan oleh pendekar pedang ahli.
Meskipun kelas resminya belum dikonfirmasi secara eksplisit dalam manga sebagai Saijo O Wazamono, Gryphon mampu menahan serangan dari Murakumogiri dan Akainu. Mengingat status Shanks sebagai Yonko, Gryphon dipastikan merupakan salah satu Meito tingkat atas.
Pedang yang dibawa oleh Saint Ethanbaron V. Nusjuro (salah satu Gorosei) menunjukkan kekuatan luar biasa di arc Egghead. Pedang ini mampu menebak Pacifista dengan kecepatan cahaya dan memiliki efek es/dingin yang mematikan. Banyak spekulasi bahwa ini adalah Shodai Kitetsu atau pedang setingkat Saijo O Wazamono lainnya. (Z-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved