Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RAPPER papan atas Drake kembali mencuri perhatian dunia lewat cara yang tidak biasa untuk mengumumkan karya terbarunya. Pada Selasa, 21 April 2026, musisi berusia 39 tahun tersebut mendirikan struktur raksasa yang terbuat dari balok-balok es di pusat kota Toronto, sembari membocorkan di Instagram bahwa tanggal rilis album barunya tersembunyi di dalam es tersebut.
Aksi ini sontak membuat para penggemar memadati lokasi patung es tersebut di kawasan Bond Street dan Dundas Street East. Mereka berlomba-lomba mencari cara kreatif untuk mencairkan es lebih cepat guna mengungkap rahasia di dalamnya.
Kegemparan ini tidak hanya menarik minat penggemar musik, tetapi juga figur publik lainnya. Penata rambut selebriti, Matthew Collins, turut serta dengan membawa alat unik: pengering rambut Supersonic berukuran travel terbaru dari Dyson.
"Saat berada di Toronto, saya harus melakukan bagian saya untuk membantu mencairkan balok es @champagnepapi yang akan mengungkap peluncuran albumnya," tulis Collins dalam unggahan videonya.
Menariknya, netizen di media sosial tampak sama antusiasnya terhadap peluncuran produk Dyson tersebut seperti halnya pengumuman album Drake yang akhirnya terungkap bertajuk "Iceman" dan dijadwalkan rilis pada 13 Mei.
Program hiburan Kanada, Etalk, menggambarkan momen ini sebagai pertemuan antara seni dan budaya hip-hop yang berhasil menyatukan komunitas. Berbagai kejadian unik mewarnai proses pencairan es tersebut, mulai dari seorang remaja yang memenangkan mobil hingga seorang anak yang mencukur rambutnya di lokasi demi menandai momen bersejarah tersebut.
"Kita telah melihat linggis, kita telah melihat segalanya. Kita melihat seni bertemu hip-hop. Apa yang juga kita lihat adalah sebuah komunitas," ujar pembawa acara Tyrone Edwards.
Namun, antusiasme yang berlebihan memicu kekhawatiran serius. Layanan Pemadam Kebakaran Toronto akhirnya harus turun tangan setelah melihat warga menggunakan cairan yang mudah terbakar dan api terbuka secara tidak terkendali untuk mencairkan es.
Kepala Pemadam Kebakaran, Jim Jessop, menegaskan keselamatan publik adalah prioritas utama, mengingat kerumunan massa yang besar di area parkir pribadi tersebut menciptakan kondisi yang tidak aman.
"Sejumlah besar individu berkumpul untuk mencoba mencairkan es menggunakan cairan yang mudah terbakar dan api terbuka di lingkungan yang tidak terkendali, yang mengakibatkan ancaman langsung terhadap nyawa," tulis Jessop dalam pernyataan resminya.
Pihak berwenang pun mengambil tindakan tegas di bawah Undang-Undang Perlindungan dan Pencegahan Kebakaran guna memitigasi risiko keamanan sebelum situasi semakin membahayakan publik. (People/Z-2)
Mengenal BMO Field di Toronto, salah satu venue Piala Dunia 2026. Simak kapasitas, sejarah, dan transformasi stadion kebanggaan warga Kanada ini.
Konsulat AS di Toronto ditembaki orang tak dikenal. Polisi Kanada menyelidiki keterkaitan dengan konflik Timur Tengah dan dugaan adanya "sel tidur".
James McAvoy diserang pria tak dikenal saat bersantai di bar bersama tim produksi film terbarunya di Toronto, Kanada.
DIAGEO World Class Indonesia 2025 kembali melahirkan talenta bartender berbakat Tanah air. Charles Richard asal Bali berhasil terpilih sebagai juara.
Pete Koukov, salah satu penumpang pesawat Delta Air Lines, menggambarkan pendaratan yang keras dan pengalaman terbalik setelah pesawat menyentuh tanah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved