Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH raksasa Paramount untuk mengakuisisi Warner Bros. Discovery (WBD) diperkirakan akan melewati rintangan krusial pekan ini. WBD dijadwalkan menggelar pertemuan khusus pemegang saham pada Kamis pagi untuk memberikan suara terkait tawaran akuisisi senilai US$110 miliar (sekitar Rp1.745 triliun).
Dewan direksi WBD dan berbagai firma penasihat telah mendesak pemegang saham untuk menyetujui kesepakatan ini. Bagi investor, tawaran Paramount sebesar US$31 per saham merupakan angin segar dibandingkan harga saham WBD tahun lalu yang sempat terpuruk di angka US$8 per saham.
CEO Paramount, David Ellison, berambisi menyatukan kedua raksasa ini guna memperkuat daya saing di industri hiburan. Namun, rencana ini menuai kecaman dari komunitas kreatif. Ribuan aktor, sutradara, dan penulis telah menandatangani surat terbuka yang menolak merger tersebut, dengan alasan konsolidasi media akan merugikan kreator dan konsumen.
Menanggapi kritik tersebut, Ellison tetap optimistis. Kepada para pengiklan, ia menegaskan komitmennya untuk membangun perusahaan hiburan terdepan.
"Tujuan kami adalah membangun perusahaan media dan hiburan terkemuka yang memperkuat persaingan, melayani komunitas kreatif dengan lebih baik, dan menyampaikan cerita yang lebih memikat kepada penonton di seluruh dunia," ujar Ellison.
Ia juga berjanji untuk tetap merilis setidaknya 30 film baru per tahun di bioskop melalui studio Paramount dan Warner Bros. Meski demikian, para analis mengkhawatirkan beban utang yang besar akan memaksa manajemen melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal demi efisiensi biaya.
Paramount memenangkan persaingan memperebutkan WBD pada Februari lalu setelah Netflix menolak memberikan penawaran tandingan. Co-CEO Netflix, Ted Sarandos, menyebut langkah Paramount sebagai penawaran yang "tidak rasional" dan memilih untuk mundur daripada membayar terlalu mahal untuk aset seperti HBO Max dan studio Warner Bros.
Keberhasilan ini akan mengukuhkan David Ellison, putra miliarder Oracle Larry Ellison, sebagai salah satu raja media paling berpengaruh di dunia. Strategi Ellison dimulai tahun lalu saat ia mengambil alih Paramount melalui penggabungan dengan Skydance Media, sebelum akhirnya meluncurkan tawaran akuisisi kepada CEO WBD, David Zaslav.
Meskipun pemegang saham kemungkinan besar memberikan lampu hijau, rintangan berat masih menanti di tingkat regulasi. Beberapa Jaksa Agung negara bagian dari Partai Demokrat sedang menyelidiki dampak antimonopoli dari kesepakatan ini.
Aktris Jodie Sweetin, yang dikenal lewat serial Full House, turut menyuarakan kekhawatirannya.
"Ini belum menjadi kesepakatan final. Anda masih bisa melawannya, dan tempat yang paling besar serta penting untuk melawannya adalah di tingkat Jaksa Agung negara bagian," kata Sweetin dalam wawancara dengan CNN.
Di sisi lain, kedekatan Paramount dengan pemerintahan Presiden Donald Trump memicu persepsi bahwa kesepakatan ini telah mendapat restu politik. Ketua FCC, Brendan Carr, bahkan menyebut merger ini sebagai kesepakatan yang baik dan harus disetujui dengan cepat.
Selain rintangan domestik, regulator di Eropa dan Inggris juga tengah mengkaji transaksi ini secara mendalam. Paramount diduga harus melakukan beberapa konsesi, seperti menjual merek kabel kecil di Eropa atau memisahkan aset regional tertentu, untuk mendapatkan persetujuan akhir. (CNN/Z-2)
Netflix resmi membatalkan tawaran akuisisi Warner Bros Discovery. Paramount Skydance kini memimpin jalan dengan tawaran "superior" senilai miliaran dolar.
Persaingan akuisisi Warner Bros Discovery memanas. Paramount naikkan tawaran jadi US$31 per saham, mengancam kesepakatan yang sebelumnya diraih Netflix.
Netflix resmi mengubah tawaran akuisisi Warner Bros. Discovery (WBD) menjadi tunai penuh senilai US$27,75 per saham demi menjegal aksi akuisisi paksa dari Paramount.
CEO Paramount David Ellison meluncurkan gugatan hukum dan upaya akuisisi paksa (hostile takeover) terhadap Warner Bros. Discovery demi menjegal kesepakatan dengan Netflix.
Dewan direksi WBD resmi menolak tawaran akuisisi Paramount senilai $30 per saham. WBD lebih memilih Netflix karena alasan risiko utang dan kepastian hukum.
Paramount mengajukan tawaran tunai langsung kepada pemegang saham Warner Bros. Discovery, menantang kesepakatan WBD dengan Netflix.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved