Ramayana Ballet Prambanan Boyong Lakon Shinta Obong ke Jakarta

Rifaldi Putra Irianto
20/4/2026 11:43
Ramayana Ballet Prambanan Boyong Lakon Shinta Obong ke Jakarta
Lakon Shinta Obong yang dibawakan Ramayana Ballet Prambanan di TMII.(MI/Rifaldi Putra Irianto)

UNTUK pertama kalinya dalam sejarah, kemegahan Ramayana Ballet Prambanan keluar dari "rumah" aslinya di Yogyakarta. Pertunjukan legendaris yang terkenal dengan fragmen Shinta Obong ini hadir menyapa warga Jakarta secara khusus di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) TMII yang ke-51.

Pertunjukan yang memadukan keanggunan tari Jawa dengan atraksi api (fire dance) yang mendebarkan ini menjadi magnet utama bagi ratusan pengunjung. Kehadiran delegasi seni dari Candi Prambanan ini menandai kolaborasi budaya yang istimewa di jantung ibu kota.

Plt. Direktur Utama TMII, Ratri Paramita, mengungkapkan bahwa kehadiran Shinta Obong merupakan kado spesial bagi pengunjung dalam momentum hari jadi TMII.

"Ini untuk pertama kalinya pertunjukan Shinta Obong dari Ramayana Ballet Prambanan hadir di luar Yogyakarta. Berlangsung pada 18-19 April 2026, ini menjadi hiburan spesial dalam rangka ulang tahun TMII yang ke-51," ujarnya dalam konferensi pers di TMII, Sabtu (18/4).

Detail Pertunjukan Shinta Obong di TMII

Informasi Keterangan
Nama Pertunjukan Ramayana Ballet Prambanan (Fragmen Shinta Obong)
Lokasi Amphitheater TMII, Jakarta
Tanggal Pelaksanaan 18 - 19 April 2026
Momentum HUT Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ke-51
Unsur Pertunjukan Tari Jawa Klasik, Gamelan, dan Fire Dance

Dilema Kesetiaan di Alengka

Suasana Amphitheater TMII seketika berubah magis saat alunan gamelan yang sendu mulai mengalun. Di bawah sorotan cahaya biru yang dingin, sosok Dewi Shinta yang mengenakan busana putih bersih tampak termenung. Ia digambarkan sedang merana dalam tawanan Rahwana di Kerajaan Alengka.

Ketegangan mulai memuncak saat musik gamelan berubah menjadi intens, menandai kehadiran Rahwana. Sosok raja raksasa yang gagah namun angkara murka itu mencoba merayu Shinta dengan segala daya. Namun, keteguhan hati Shinta tak tergoyahkan; ia tetap setia menanti sang suami, Rama, meski keraguan sempat menyelinap di hatinya karena pertolongan yang tak kunjung tiba.

Ujian Api: Pembuktian Kesucian

Puncak drama terjadi setelah peperangan besar yang memenangkan pihak Rama. Alih-alih disambut dengan pelukan hangat, Shinta justru dihadapkan pada keraguan Rama atas kesuciannya selama berada di tangan Rahwana. Demi menjaga martabat dan membuktikan kemurnian cintanya, Shinta dengan berani menerima tantangan ritual suci: membakar diri atau Obong.

Panggung Amphitheater pun berubah menjadi lautan api. Properti yang menyala dan atraksi tarian api yang memukau membuat penonton terpaku dalam ketegangan. Shinta melangkah perlahan menuju kobaran api yang menjilat-jilat diiringi musik yang mencekam.

Keajaiban pun terjadi. Alih-alih hangus terbakar, Dewi Shinta justru keluar dari kobaran api tanpa luka sedikit pun. Tubuhnya justru tampak semakin bercahaya, sebuah bukti nyata bagi Rama dan seluruh dunia bahwa kesetiaan dan kesuciannya tetap terjaga. Tepuk tangan riuh dari ratusan penonton menutup pertunjukan yang tidak hanya menyuguhkan estetika visual, tetapi juga pesan moral yang mendalam tentang keteguhan prinsip. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya