Diplomasi Budaya JCO dan BMS Pukau Penonton di Festival Musik Internasional Ankara 2026

Rifaldi Putra Irianto
17/4/2026 15:46
Diplomasi Budaya JCO dan BMS Pukau Penonton di Festival Musik Internasional Ankara 2026
Jakarta Concert Orchestra beserta Batavia Madrigal Singers, di Festival Musik Internasional Ankara ke-40(MI/HO)

SETELAH sukses memukau publik Jakarta melalui konser Symphony of Friendship pada 7 April lalu, Maestro Avip Priatna bersama Jakarta Concert Orchestra (JCO) dan Batavia Madrigal Singers (BMS) kini membawa keindahan harmoni Nusantara ke panggung dunia.

Mengawali rangkaian tur Eropa 2026, kelompok musik di bawah naungan The Resonanz Music ini tampil gemilang dalam Festival Musik Internasional Ankara ke-40 pada 11 April 2026.

Bertempat di gedung konser utama CSO Ada Ankara, Turki, penampilan JCO dan BMS menjadi pembuka perjalanan musikal yang prestisius. Festival yang telah eksis sejak 1993 ini merupakan bagian dari European Festivals Association (EFA) dan didukung penuh oleh Pemerintah Turki melalui Sevda-Cenap and Music Foundation.

Harmoni Nusantara di Jantung Turki

Di hadapan lebih dari 1.000 penonton yang memadati ruangan, JCO dan BMS menyajikan kekayaan musik Indonesia dalam balutan aransemen orkestra dan paduan suara yang megah. Selama 90 menit, penonton diajak menyelami perjalanan budaya melalui karya-karya komponis legendaris hingga lagu daerah yang ikonik.

Konser dibuka dengan Overture Fatahillah karya Fero Aldiansya Stefanus, disusul variasi Sepasang Mata Bola karya Ismail Marzuki, serta lagu Tanah Air karya Ibu Sud yang dibawakan secara apik melalui instrumen klarinet dan orkestra. Suasana semakin semarak pada bagian kedua saat lagu-lagu daerah seperti Sik-Sik Sibatumanikam, Bubuy Bulan, hingga Ayo Mama berkumandang.

Detail Penampilan JCO & BMS di Ankara:
Kategori Informasi
Lokasi Konser CSO Ada Ankara, Turki
Solois & Musisi James Napoleon Lai (Piano), Nino Ario Wijaya (Klarinet), Giovani Biga (Biola), Metta F. Ariono (Flute), Marini Widyastari (Flute & Piccolo)
Vokalis Utama Farman Purnama (Tenor) & Valentina Aman (Mezzo-sopran)
Repertoar Utama Overture Fatahillah, Sepasang Mata Bola, Indonesia Pusaka, Rek Ayo Rek, Lisoi (Encore)

Momen Emosional dan Diplomasi Budaya

Puncak emosional terjadi saat lagu Indonesia Pusaka dibawakan. Keheningan dan rasa haru menyelimuti ruang konser, menyentuh hati para musisi maupun penonton. Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, bahkan mengaku menitikkan air mata menyaksikan momen tersebut.

“Penonton terlihat sangat menikmati dan memberikan apresiasi luar biasa terhadap kekayaan musik Indonesia. Penampilan ini kembali menunjukkan keragaman budaya kita yang luar biasa. Kami semua bangga Indonesia,” ujar Dubes Achmad Rizal Purnama.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Festival, Pinar Alpay Yuksel, memuji kehadiran delegasi Indonesia sebagai bentuk nyata music diplomacy yang mempererat persahabatan antarnegara.

Membawa Musik Indonesia ke Panggung Global

Maestro Avip Priatna menegaskan bahwa misi utama tur ini adalah memperkenalkan karya komponis Indonesia agar semakin dikenal dan dimainkan oleh orkestra internasional. Setelah sukses di Ankara, rombongan akan melanjutkan perjalanan ke beberapa kota besar di Eropa.

Jadwal Rangkaian Tur Eropa 2026:
Tanggal Kota / Negara
11-12 April 2026 Ankara, Turki (Festival Musik Internasional Ankara)
15 April 2026 Amsterdam, Belanda
17 April 2026 Basel, Swiss
21 April 2026 Roma, Italia

Tur ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan manifestasi diplomasi budaya Indonesia yang membawa identitas dan keberagaman Nusantara untuk diapresiasi oleh masyarakat dunia melalui bahasa universal: musik. (Z-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya