Skandal Pajak Cha Eun-woo: Bayar Denda Rp230 Miliar, Netizen Korea Beri Reaksi Dingin

Nadhira Izzati A
12/4/2026 14:00
Skandal Pajak Cha Eun-woo: Bayar Denda Rp230 Miliar, Netizen Korea Beri Reaksi Dingin
Cha Eun-woo.(Instagram/calvinklein)

PENYANYI sekaligus aktor ternama Korea Selatan, Cha Eun-woo, tengah menjadi pusat perhatian publik setelah terlibat dalam skandal dugaan penghindaran pajak. Member grup ASTRO tersebut dilaporkan telah membayar penuh tunggakan pajak beserta denda yang mencapai angka fantastis, yakni 20 miliar won atau setara dengan Rp230 miliar.

Meski langkah penyelesaian telah diambil, reaksi publik, terutama netizen di Korea Selatan, justru mendingin. Muncul tudingan bahwa upaya permintaan maaf dan pelunasan denda tersebut merupakan bagian dari strategi media play untuk memperbaiki citra sang bintang di mata masyarakat.

Kronologi Kasus dan Penalti dari NTS

Kasus ini mencuat setelah Layanan Pajak Nasional (NTS) memberikan notifikasi kepada Cha Eun-woo mengenai penilaian pajak penghasilan tambahan pada Januari tahun ini. NTS menduga aktor bernama asli Lee Dong-min tersebut mendirikan sebuah perusahaan atas nama anggota keluarga sebagai kedok untuk menghindari pembayaran pajak penghasilan yang lebih tinggi.

Walaupun pihak manajemen sempat menyatakan bahwa kesalahan tersebut tidak disengaja, NTS tetap mengategorikannya sebagai pelanggaran serius dan menjatuhkan penalti besar. Angka 20 miliar won tersebut mencakup kekurangan bayar pokok beserta denda administratif yang harus segera dilunasi.

Permohonan Maaf Cha Eun-woo

Melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (8/4/2026), Cha Eun-woo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka:

"Aku dengan tulus meminta maaf karena telah mengecewakan para penggemarku dan masyarakat atas masalah pajakku baru-baru ini. Aku menghormati prosedur dan keputusan NTS dan telah membayar penuh jumlah hutang tersebut untuk mencegah masalah lebih lanjut," tulisnya.

Tudingan Pengalihan Opini dan Reaksi Netizen

Dalam pernyataannya, Cha Eun-woo mengakui bahwa pembentukan korporasi tersebut dilakukan di masa sulit untuk menstabilkan kariernya. Namun, ia menyadari ada kelalaian dalam proses tersebut dan menegaskan tidak akan bersembunyi di balik alasan tidak tahu.

Namun, pembelaan dari beberapa pakar industri yang menyebutkan bahwa pembayaran penuh adalah prosedur standar untuk mengurangi penalti--bukan berarti pengakuan bersalah secara sengaja--justru memicu kemarahan netizen. Banyak yang menganggap artikel-artikel pembelaan tersebut adalah bentuk permainan media (media play).

Berdasarkan laporan dari Koreaboo, komentar pedas membanjiri komunitas daring. Salah satu netizen menuliskan sindiran tajam: “Jelas sekali dia mencoba menghindari pajak, jadi mengapa orang-orang berusaha melindunginya? Pasti menyenangkan baginya untuk menjalani hidup yang begitu mudah. Para penggemar fanatiknya itu sungguh mengesankan.”

Kritik publik semakin tajam karena besarnya nominal denda yang dijatuhkan, yang menurut netizen menunjukkan tingkat pelanggaran yang signifikan. Hingga saat ini, publik masih terus memantau perkembangan kasus ini dan dampaknya terhadap karier masa depan sang aktor di industri hiburan Korea Selatan. (Korea JoongAng Daily/Koreaboo/I-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya