Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI '56), Marcella Zalianty, memberikan tanggapan serius terkait polemik baliho film horor berjudul Aku Harus Mati, yang belakangan menuai kritik tajam dari masyarakat dan praktisi kesehatan. Marcella mengingatkan para pelaku industri kreatif untuk lebih berhati-hati dalam memilih diksi, baik untuk judul maupun materi promosi.
Menurut Marcella, setiap konsep kreatif yang dilempar ke ruang publik memiliki dampak yang luas. Dalam kasus film tersebut, penggunaan kalimat yang provokatif dinilai berisiko bagi individu dengan kerentanan psikologis tertentu.
"Setiap konsep kreatif pasti ada dampaknya, dan itu sebaiknya juga kita pikirkan. Pemilihan kata dalam komunikasi itu harus hati-hati, karena bisa berdampak secara psikologis, tidak hanya komersial," ujar Marcella di Jakarta, Senin (6/4).
Marcella memandang polemik ini sebagai momentum berharga bagi para sineas dan tim pemasaran film di Indonesia untuk mengevaluasi strategi komunikasi mereka. Ia menekankan bahwa kreativitas tidak boleh mengabaikan tanggung jawab sosial.
Ia menyarankan agar pembuat film mempertimbangkan alternatif judul atau pendekatan promosi yang lebih aman tanpa harus menghentikan produksi karya tersebut. "Ini menjadi pelajaran bagi kita semua, bagaimana memilih diksi dan strategi komunikasi yang lebih baik," imbuhnya.
| Poin Utama | Saran & Catatan Marcella Zalianty |
|---|---|
| Pemilihan Diksi | Harus mempertimbangkan dampak psikologis penonton, bukan sekadar nilai komersial. |
| Kebebasan Berekspresi | Perlu diseimbangkan dengan kepekaan sosial dan tanggung jawab publik. |
| Mekanisme Konten | Diperlukan peninjauan materi promosi untuk memastikan keamanan bagi publik. |
| Evaluasi Karya | Kualitas film tidak bisa dinilai hanya dari judul sebelum menonton isinya secara utuh. |
Lebih lanjut, Marcella menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan etika di ruang publik. Meskipun sebuah karya seni memiliki kebebasan, namun kepekaan terhadap situasi sosial masyarakat tetap menjadi prioritas.
Ia juga mengingatkan publik agar tetap objektif. Menurutnya, sebuah film tidak bisa langsung dicap buruk hanya berdasarkan materi promosinya sebelum ditonton secara keseluruhan. Namun, ia sepakat bahwa sistem dan kebijakan terkait promosi film perlu dievaluasi agar tidak menimbulkan kerugian di masa depan.
"Ini bisa menjadi evaluasi bersama dalam sistem dan kebijakan, supaya dampaknya tidak merugikan," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Selain regulasi, PARFI’56 juga menyoroti ketimpangan sebaran layar bioskop yang masih terpusat di Pulau Jawa.
Para pemain film Gudang Merica berbagi pengalaman syuting yang menantang, mulai dari insiden nyaris jatuh di tebing hingga lokasi rumah sakit tua yang mencekam.
Rizky Inggar dan Bonar Manalu ungkap tantangan perankan suster galak hingga tokoh antagonis di film horor-komedi Gudang Merica yang tayang Mei 2026.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Aktris Shaloom Razade berinisiatif menambah dialog bahasa Belanda demi karakter Isabella di film horor The Bell: Panggilan untuk Mati. Tayang 7 Mei 2026.
Kiesha Alvaro memerankan Yuda dalam film horor Tumbal Proyek. Simak tantangan fisik hingga pendalaman peran sebagai penganut Katolik di film ini.
Derby Romero sebut peran Bilal di film Ikatan Darah sebagai pengalaman terbaik sekaligus menantang. Simak detail karakter dan sinopsis filmnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved