Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DI balik adegan laga yang intens dan penuh ketegangan, film Ikatan Darah menyimpan cerita menarik tentang solidaritas para pemerannya.
Dalam acara peluncuran cuplikan dan poster di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026), para pemain berbagi kisah mulai dari cedera fisik hingga kegemaran mereka berburu kuliner selama proses syuting.
Bagi para aktor, membintangi film aksi bukan sekadar menghafal dialog, melainkan juga menuntut ketangkasan fisik yang mumpuni.
Livi Ciananta, pemeran karakter Mega, mengaku harus mendalami seni bela diri silat demi peran ini.
“Kesulitan pasti ada karena di sini aku harus belajar gaya baru, yaitu silat. Untungnya aku dibantu sama Kak Ismi dan juga Tim Uwais untuk latihan aksi,” ujar Livi.
Meski sempat mengalami cedera ringan, ia menganggap hal tersebut sebagai bagian dari proses pendalaman karakter.
Tantangan berbeda dihadapi Abdurrahman Arif atau yang akrab disapa Adul. Ia justru mengalami cedera saat sedang melakukan pemanasan sebelum mengambil adegan pengejaran.
Akibat rasa sakit yang meningkat pada kakinya, tim produksi sempat menunda proses syuting selama tiga jam.
Kondisi cuaca juga menjadi tantangan berat. Derby Romero, pemeran Bilal, menceritakan pengalamannya terkena heat stroke saat syuting di Semarang yang saat itu bersuhu cukup panas.
“Jadi kebetulan lagi panas, terus gue pakai hoodie. Adegannya juga lari sekitar 450 sampai 500 meter. Akhirnya, berasa mual, eh kena heat stroke sampai muntah air,” tutur Derby.
Beruntung, kehadiran tim medis yang sigap membuat kondisinya segera tertangani dengan baik.
Meski menguras tenaga, proses produksi film garapan sutradara Sidharta Tata ini tergolong efisien. Efisiensi waktu ini justru mempererat hubungan antar pemain di luar set.
Derby mengungkapkan bahwa mereka kerap menyelesaikan syuting pada sore hari, sehingga memiliki waktu luang untuk berkumpul.
“Setiap hari kita syuting selesainya sangat cepat, jam 4 atau jam 5 sore sudah selesai. Jadi, sampai di hotel kita langsung ngumpul dan pergi cari makan,” ungkap Derby.
Senada dengan Derby, Teuku Rifnu Wikana membeberkan bahwa momen kebersamaan mereka sering kali dihabiskan di salah satu tempat makan legendaris di Semarang, yaitu Restoran Sego Bancakan.
Menu-menu lokal seperti mangut manyung, koyor, telur dadar, hingga tempe mendoan menjadi favorit para pemain.
“Kita sampai ‘Waduh, habis duit gue’ karena dipakai untuk nongkrong. Di atas tempat syuting kita ada rumah makan terenak di Semarang, namanya Bancakan,” kata Wika.
Film Ikatan Darah menjadi debut Sidharta Tata dalam mengarahkan genre aksi murni.
Dengan dukungan koreografi dari Tim Uwais dan chemistry kuat yang terbangun di antara para pemainnya, film ini diharapkan mampu memberikan pengalaman visual yang segar bagi penonton.
Ikatan Darah dijadwalkan menyapa penonton di seluruh bioskop Indonesia mulai 30 April 2026. (Z-1)
Para pemain film Gudang Merica berbagi pengalaman syuting yang menantang, mulai dari insiden nyaris jatuh di tebing hingga lokasi rumah sakit tua yang mencekam.
Rizky Inggar dan Bonar Manalu ungkap tantangan perankan suster galak hingga tokoh antagonis di film horor-komedi Gudang Merica yang tayang Mei 2026.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Aktris Shaloom Razade berinisiatif menambah dialog bahasa Belanda demi karakter Isabella di film horor The Bell: Panggilan untuk Mati. Tayang 7 Mei 2026.
Kiesha Alvaro memerankan Yuda dalam film horor Tumbal Proyek. Simak tantangan fisik hingga pendalaman peran sebagai penganut Katolik di film ini.
Derby Romero sebut peran Bilal di film Ikatan Darah sebagai pengalaman terbaik sekaligus menantang. Simak detail karakter dan sinopsis filmnya di sini.
Angga Yunanda ungkap tantangan fisik ekstrem di film Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja, mulai dari adegan merayap hingga lari di area luas.
Maudy Ayunda mengaku sempat takut saat ditawari peran Laksmi dalam film Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja. Simak detail karakter dan jadwal tayangnya.
Aktor cilik Jordan Omar merasa seperti di rumah sendiri saat syuting film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan. Simak ceritanya.
Dwi Sasono tampil beda sebagai Yudi dalam film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?. Simak sinopsis, daftar pemain, dan jadwal tayangnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved