Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI film horor Indonesia kembali kedatangan karya segar melalui film Tiba-Tiba Setan.
Film garapan sutradara Etienne Caesar ini memasangkan dua aktris ternama, Ratu Felisha dan Poppy Sovia, dalam sebuah kisah yang memadukan ketegangan mistis dengan bumbu komedi situasi.
Ratu Felisha mengungkapkan ketertarikannya bergabung dalam proyek ini karena kekuatan naskahnya yang dinilai tidak biasa.
Menurutnya, skrip Tiba-Tiba Setan menawarkan dinamika emosi yang sangat kontras bagi para pemain maupun penonton.
“Begitu baca skripnya, saya langsung merasa ini unik. Kita ketawa, tapi beberapa detik kemudian langsung tegang. Emosinya naik turun, dan itu seru banget dimainkan,” ujar Ratu Felisha dalam keterangan pers, yang dikutip Rabu (11/3).
Senada dengan Felisha, Poppy Sovia membagikan tantangan selama proses produksi. Salah satu faktor yang paling mendukung terbangunnya suasana film adalah pemilihan lokasi di sebuah hotel tua.
Aura bangunan tersebut diakuinya cukup memberikan tekanan psikologis bagi para pemeran di lokasi syuting.
“Lokasinya memang sudah punya aura yang kuat. Kadang kami bercanda untuk mencairkan suasana, tapi tetap saja ada momen-momen yang bikin merinding,” tutur Poppy.
Tiba-Tiba Setan menjadi tonggak penting bagi Etienne Caesar sebagai debutnya sebagai sutradara film panjang.
Sebelumnya, ia telah mengasah kemampuan sebagai asisten sutradara dalam sejumlah judul populer seperti Ghost Writer, Pelukis Hantu, dan Cek Toko Sebelah.
Kesuksesannya menyutradarai film Cinta Tak Seindah Drama Korea juga menjadi modal kuat dalam mengarahkan film ini.
Etienne menjelaskan bahwa film ini tidak hanya mengandalkan jumpscare atau kejutan instan. Ia mencoba mengangkat isu yang lebih personal dan dekat dengan penonton, yakni dinamika dalam sebuah keluarga.
“Ide dasarnya sederhana, kebohongan kecil bisa memanggil masalah besar,” ungkap Etienne.
Ia juga mengakui bahwa menjaga keseimbangan antara unsur horor dan komedi merupakan tantangan tersendiri selama produksi.
“Timing komedi harus presisi, tapi ketegangannya juga tidak boleh hilang. Saya beruntung punya cast yang berani eksplorasi dan total dalam setiap adegan,” tambahnya.
Diproduksi oleh Ess Jay Studio, Tiba-Tiba Setan mengisahkan petualangan surreal sekelompok kakak beradik yang mendatangi sebuah hotel tua terbengkalai. Mereka percaya mendiang sang ayah menyembunyikan harta karun di tempat tersebut.
Kekacauan pecah saat salah satu dari mereka menyewa penjaga hotel untuk berpura-pura menjadi hantu dengan maksud mengerjai saudara lainnya.
Namun, tanpa disadari, aksi tersebut justru membangkitkan roh asli seorang wanita korban pembunuhan yang terkubur di hotel itu. Teror pun menjadi nyata, memaksa mereka berjuang bertahan hidup di tengah kepungan makhluk astral.
Selain Ratu Felisha dan Poppy Sovia, film ini turut diperkuat oleh deretan aktor dan komika ternama seperti Tanta Ginting, Oki Rengga, Lolox, hingga Naura Hakim.
Tiba-Tiba Setan dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 16 April 2026. (Ant/Z-1)
Para pemain film Gudang Merica berbagi pengalaman syuting yang menantang, mulai dari insiden nyaris jatuh di tebing hingga lokasi rumah sakit tua yang mencekam.
Rizky Inggar dan Bonar Manalu ungkap tantangan perankan suster galak hingga tokoh antagonis di film horor-komedi Gudang Merica yang tayang Mei 2026.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Aktris Shaloom Razade berinisiatif menambah dialog bahasa Belanda demi karakter Isabella di film horor The Bell: Panggilan untuk Mati. Tayang 7 Mei 2026.
Kiesha Alvaro memerankan Yuda dalam film horor Tumbal Proyek. Simak tantangan fisik hingga pendalaman peran sebagai penganut Katolik di film ini.
Derby Romero sebut peran Bilal di film Ikatan Darah sebagai pengalaman terbaik sekaligus menantang. Simak detail karakter dan sinopsis filmnya di sini.
Sorop minim jumpscare, lebih ke horor psikologis namun tetap nakutin cuma enggak dar-der-dor
Selain make up prostetik, Ratu Felisha juga harus mengenakan wig rambut panjang, softlens khusus, kostum yang berat, hingga kuku panjang buatan yang membuatnya tak leluasa bergerak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved