Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KISAH sukses sering kali datang dari jalan yang tak terduga. Hal inilah yang dialami instruktur tari pendatang baru, Magistus Miftah, yang kini melangkah ke dunia seni peran melalui film Ghost in the Cell garapan sutradara Joko Anwar.
Film yang akan tayang di bioskop mulai 16 April mendatang ini menjadi debut Miftah setelah ia berhasil menembus audisi yang diikuti ratusan pendaftar.
Keunikan kisah Miftah bermula dari sebuah momen sederhana di warung pecel ayam bersama sahabatnya. Saat itu, sahabatnya melontarkan dukungan spontan, "Kak, lu gue tungguin main film, filmnya Bang Joko Anwar."
Meski sempat ragu karena merasa dirinya hanyalah seorang penari, Miftah memilih untuk mengaminkan ucapan tersebut. Tak disangka, sebulan kemudian, takdir seolah menjawab.
Sahabatnya mengirimkan tangkapan layar iklan casting film Ghost in the Cell yang diunggah rumah produksi Come And See Pictures.
"Aku langsung melihat kayak, 'Wah, Tuhan, ini nyata. Inilah waktunya'," ucap Miftah, dikutip Rabu (25/2).
Ia merasa karakter Novilham dalam naskah tersebut sangat cocok dengan dirinya, bahkan seolah diciptakan untuknya.
Ketertarikan Miftah sempat berubah menjadi rasa takut saat membaca skenario. Pasalnya, isi naskah tersebut terasa sangat personal dan mirip dengan kehidupan pribadinya.
Ia sempat curiga bahwa tim penulis telah mengamati kesehariannya. Namun, keraguan itu terjawab saat ia mengetahui bahwa naskah tersebut sebenarnya sudah selesai ditulis sejak 2018, jauh sebelum proses audisi dimulai.
"Ternyata memang skripnya sudah ada jauh lebih lama dari audisi aku. Tapi begitu aku baca, kayak, 'Ini aku banget', gitu. Dan itu seram sih, gitu. Aku rasanya kayak takut kayak, 'Nih aku lagi dipantau ya', gitu," jelas Miftah.
Dalam proses produksi, Joko Anwar memberikan ruang kreatif yang luas bagi Miftah untuk mendalami karakter Novilham. Salah satunya adalah permintaan sutradara untuk memasukkan istilah-istilah unik yang sering digunakan Miftah saat mengajar tari.
Miftah pun membawa bahasa kesehariannya, seperti instruksi koreografi yang terdengar jenaka dalam adegan di dalam sel penjara: "keramas, keramas, sabunan, tetes gedes tetes gedes, turun, nengok."
Setelah memastikan bahwa istilah-istilah tersebut sopan dan aman dari sensor, Miftah merasa bangga bisa membawakan karakter Novilham dengan gaya yang sangat otentik.
Baginya, keterlibatan di proyek besar ini adalah bukti nyata dari manifestasi yang ia aminkan di warung pecel ayam beberapa waktu lalu. (Ant/Z-1)
Para pemain film Gudang Merica berbagi pengalaman syuting yang menantang, mulai dari insiden nyaris jatuh di tebing hingga lokasi rumah sakit tua yang mencekam.
Rizky Inggar dan Bonar Manalu ungkap tantangan perankan suster galak hingga tokoh antagonis di film horor-komedi Gudang Merica yang tayang Mei 2026.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Aktris Shaloom Razade berinisiatif menambah dialog bahasa Belanda demi karakter Isabella di film horor The Bell: Panggilan untuk Mati. Tayang 7 Mei 2026.
Kiesha Alvaro memerankan Yuda dalam film horor Tumbal Proyek. Simak tantangan fisik hingga pendalaman peran sebagai penganut Katolik di film ini.
Derby Romero sebut peran Bilal di film Ikatan Darah sebagai pengalaman terbaik sekaligus menantang. Simak detail karakter dan sinopsis filmnya di sini.
Angga Yunanda ungkap tantangan fisik ekstrem di film Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja, mulai dari adegan merayap hingga lari di area luas.
Maudy Ayunda mengaku sempat takut saat ditawari peran Laksmi dalam film Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja. Simak detail karakter dan jadwal tayangnya.
Aktor cilik Jordan Omar merasa seperti di rumah sendiri saat syuting film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan. Simak ceritanya.
Dwi Sasono tampil beda sebagai Yudi dalam film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?. Simak sinopsis, daftar pemain, dan jadwal tayangnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved