Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR sekaligus komedian Oki Rengga mulai memasang target baru dalam perjalanan kariernya di dunia seni peran. Setelah sukses membintangi sejumlah judul film bergenre drama dan komedi, personel grup Agak Laen ini secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk menjajal kemampuan akting dalam film laga (action).
Keinginan tersebut disampaikan Oki saat menghadiri konferensi pers usai pemutaran perdana film terbarunya, Sebelum Dijemput Nenek, di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (14/1).
Menurut Oki, keberanian untuk mencoba genre yang berbeda merupakan upayanya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas akting di industri film tanah air.
"Aku pingin action sih kayaknya, dan nanti mudah-mudahan jalannya bareng Mas Fajar, aku todong saja di depan kalian biar dia agak susah nolak," ujar Oki sembari berseloroh di hadapan awak media.
Sosok yang dirujuk Oki adalah Fajar Martha Santosa, sutradara yang menggarap film horor-komedi Sebelum Dijemput Nenek.
Meski kerap menghadapi proses syuting yang panjang dan melelahkan, Oki mengaku sangat menikmati setiap momen di lokasi proyek film yang ia bintangi. Bagi mantan pemain sepak bola ini, rasa syukur menjadi kunci utama dalam menjalani profesinya saat ini.
"Happy saja, alhamdulillah kalau rezeki dikasih Tuhan untuk keluarga, ya sudah happy saja," ungkapnya.
Dalam waktu dekat, masyarakat dapat menyaksikan akting terbaru Oki Rengga melalui film Sebelum Dijemput Nenek yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 22 Januari 2026.
Dalam proyek ini, Oki beradu peran dengan sederet aktor ternama seperti Angga Yunanda, Dodit Mulyanto, Wavi Zihan, dan Nopek Novian.
Sutradara Fajar Martha Santosa menjelaskan bahwa film ini memiliki tantangan tersendiri dalam menyatukan dua elemen yang kontras, yakni horor dan komedi.
Ia berupaya agar kedua unsur tersebut dapat saling melengkapi tanpa menghilangkan esensi ketegangan bagi penonton.
"Sejak awal saya ingin horor dan komedi di film ini berjalan beriringan, bukan saling meniadakan. Ketegangan tetap dibangun, tapi karakter-karakternya memberi ruang untuk tertawa," jelas Fajar.
Dengan rencana penayangan di awal 2026, film ini diharapkan menjadi warna baru bagi industri sinema Indonesia, sekaligus menjadi bukti fleksibilitas akting seorang Oki Rengga sebelum ia benar-benar mewujudkan impiannya terjun ke dunia film laga. (Ant/Z-1)
Kiesha Alvaro memerankan Yuda dalam film horor Tumbal Proyek. Simak tantangan fisik hingga pendalaman peran sebagai penganut Katolik di film ini.
Derby Romero sebut peran Bilal di film Ikatan Darah sebagai pengalaman terbaik sekaligus menantang. Simak detail karakter dan sinopsis filmnya di sini.
Angga Yunanda ungkap tantangan fisik ekstrem di film Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja, mulai dari adegan merayap hingga lari di area luas.
Maudy Ayunda mengaku sempat takut saat ditawari peran Laksmi dalam film Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja. Simak detail karakter dan jadwal tayangnya.
Aktor cilik Jordan Omar merasa seperti di rumah sendiri saat syuting film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan. Simak ceritanya.
Dwi Sasono tampil beda sebagai Yudi dalam film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?. Simak sinopsis, daftar pemain, dan jadwal tayangnya di sini.
Para pemain film Gudang Merica berbagi pengalaman syuting yang menantang, mulai dari insiden nyaris jatuh di tebing hingga lokasi rumah sakit tua yang mencekam.
Rizky Inggar dan Bonar Manalu ungkap tantangan perankan suster galak hingga tokoh antagonis di film horor-komedi Gudang Merica yang tayang Mei 2026.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Aktris Shaloom Razade berinisiatif menambah dialog bahasa Belanda demi karakter Isabella di film horor The Bell: Panggilan untuk Mati. Tayang 7 Mei 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved