Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR dan komika Oki Rengga melakukan transformasi besar dalam proyek film terbarunya yang bertajuk Sebelum Dijemput Nenek. Biasa dikenal dengan logat Medan yang kental, kali ini, Oki harus menanggalkan identitas dialek Sumatra tersebut demi memerankan karakter pemuda lokal dalam film yang mengambil latar tempat di Sleman, Yogyakarta.
Dalam konferensi pers pemutaran pratayang di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (14/1), Oki mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan tonggak baru dalam kariernya. Meski selama ini publik mengenalnya sebagai sosok "anak Medan", Oki sebenarnya memiliki akar Jawa yang kuat.
"Aku itu orang Jawa, Jawa Tengah, asalnya aku ini orang Jawa, tapi besarnya di Medan. Ini film berbahasa Jawa pertamaku," ujar Oki di hadapan awak media.
Keberhasilan Oki dalam membawakan dialek Jawa tanpa jejak dialek Sumatra mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.
Oki mengakui bahwa motivasi utamanya adalah profesionalisme dan tanggung jawab terhadap kontrak kerja. Hal itulah yang mendorongnya untuk tampil totalitas di depan kamera.
Namun, ia menegaskan bahwa performanya yang natural tidak lepas dari bimbingan ketat sutradara, Fajar Martha Santosa.
Menurut Oki, Fajar berperan penting dalam menjaga agar dialek yang ia bawakan tidak terdengar berlebihan atau dipaksakan.
"Kita emang dikontrol, dijagain sama Mas Fajar. Menurut Mas Fajar, Jawanya segini aja cukup kok, tidak kelihatan memaksakan," tambah Oki.
Arahan tersebut membantu Oki menemukan porsi dialek yang pas sehingga tetap terlihat organik dengan latar tempat di Sleman.
Kemampuan adaptasi Oki ternyata juga dipengaruhi oleh lingkungan masa kecilnya. Ia menceritakan bahwa tumbuh di keluarga dengan keberagaman bahasa adalah hal yang biasa. Ayahnya sering berkomunikasi menggunakan bahasa Jawa, sementara ibunya menggunakan bahasa Banjar.
Interaksi dua bahasa yang berbeda di rumah tersebut secara tidak langsung mengasah kepekaan Oki terhadap berbagai dialek sejak dini.
Secara teknis, Oki menyebut bahwa dialek Jawa yang ia gunakan dalam film ini lebih condong ke arah Jawa Timur-an, sebuah karakteristik bicara yang lazim ditemui pada masyarakat keturunan Jawa di Sumatra atau yang populer disebut sebagai "Pujakesuma".
Dalam film produksi Rapi Films ini, Oki memerankan karakter bernama Kotrek. Ia digambarkan sebagai sosok pemuda urakan yang sering merundung karakter si kembar, Hestu (Angga Yunanda) dan Akbar (Dodit Mulyanto).
Produser Sunil Samtani mengonfirmasi bahwa Sebelum Dijemput Nenek yang turut dibintangi oleh Wavi Zihan dan Nopek Novian ini dijadwalkan akan mulai menghiasi layar bioskop di seluruh Indonesia pada 22 Januari 2026. (Ant/Z-1)
Para pemain film Gudang Merica berbagi pengalaman syuting yang menantang, mulai dari insiden nyaris jatuh di tebing hingga lokasi rumah sakit tua yang mencekam.
Rizky Inggar dan Bonar Manalu ungkap tantangan perankan suster galak hingga tokoh antagonis di film horor-komedi Gudang Merica yang tayang Mei 2026.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Aktris Shaloom Razade berinisiatif menambah dialog bahasa Belanda demi karakter Isabella di film horor The Bell: Panggilan untuk Mati. Tayang 7 Mei 2026.
Kiesha Alvaro memerankan Yuda dalam film horor Tumbal Proyek. Simak tantangan fisik hingga pendalaman peran sebagai penganut Katolik di film ini.
Derby Romero sebut peran Bilal di film Ikatan Darah sebagai pengalaman terbaik sekaligus menantang. Simak detail karakter dan sinopsis filmnya di sini.
Angga Yunanda ungkap tantangan fisik ekstrem di film Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja, mulai dari adegan merayap hingga lari di area luas.
Maudy Ayunda mengaku sempat takut saat ditawari peran Laksmi dalam film Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja. Simak detail karakter dan jadwal tayangnya.
Aktor cilik Jordan Omar merasa seperti di rumah sendiri saat syuting film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan. Simak ceritanya.
Dwi Sasono tampil beda sebagai Yudi dalam film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?. Simak sinopsis, daftar pemain, dan jadwal tayangnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved