Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Vino G Bastian menanggapi tren peningkatan jumlah judul film Indonesia yang dirilis setiap tahunnya.
Saat ditemui di acara Jakarta World Cinema, Sabtu (27/9) malam, dia mengaku optimistis atas kondisi tersebut sebagai tanda pertumbuhan industri perfilman nasional sekaligus mengingatkan bahwa kuantitas harus sejalan dengan kualitas.
"Bayangkan, dalam satu minggu saja bisa ada empat film Indonesia tayang. Itu sesuatu yang positif. Tapi, apakah kuantitas film-film ini akan sejalan dengan kualitasnya, itu yang harus kita benahi," ujar Vino G Bastian.
Vino mengungkapkan penonton Indonesia kini semakin cerdas dalam memilih tontonan sehingga sineas perlu menjaga mutu karya.
Aktor Wiro Sableng itu menilai ekosistem perfilman di Indonesia juga perlu diperkuat dengan keberanian semua pihak.
"Kita harus optimis agar produser punya nyali membuat karya luar biasa, penonton juga harus berani mencoba genre yang berbeda, dan
pemerintah mesti konsisten mendukung sineas kita," tutur dia.
Dia membandingkan Indonesia dengan negara-negara seperti India dan Korea Selatan (Korsel) yang memiliki ekosistem perfilman kuat sehingga mampu melahirkan karya-karya berkualitas setiap tahun.
Vino menyebut festival film seperti Jakarta World Cinema menjadi ajang penting untuk menampilkan film-film berkualitas yang jarang bisa ditemui di bioskop reguler.
Selain itu, dia menyarankan agar festival tidak hanya digelar di Jakarta, melainkan juga keliling ke berbagai kota. Hal itu, menurut dia, akan membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati film di layar lebar.
Dengan semakin banyaknya festival dan ruang apresiasi, Vino optimistis film Indonesia akan semakin diperhitungkan di kancah internasional.
"Kalau bisa acaranya lebih panjang, lebih banyak sineas luar datang, jadi bisa kolaborasi dan diskusi dengan sineas kita," pungkas Vino. (Ant/Z-1)
Para pemain film Gudang Merica berbagi pengalaman syuting yang menantang, mulai dari insiden nyaris jatuh di tebing hingga lokasi rumah sakit tua yang mencekam.
Rizky Inggar dan Bonar Manalu ungkap tantangan perankan suster galak hingga tokoh antagonis di film horor-komedi Gudang Merica yang tayang Mei 2026.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Aktris Shaloom Razade berinisiatif menambah dialog bahasa Belanda demi karakter Isabella di film horor The Bell: Panggilan untuk Mati. Tayang 7 Mei 2026.
Kiesha Alvaro memerankan Yuda dalam film horor Tumbal Proyek. Simak tantangan fisik hingga pendalaman peran sebagai penganut Katolik di film ini.
Derby Romero sebut peran Bilal di film Ikatan Darah sebagai pengalaman terbaik sekaligus menantang. Simak detail karakter dan sinopsis filmnya di sini.
Jika kita melongok ke Korea Selatan, kesuksesan global melalui K-Wave bukan hanya soal kualitas cerita, akting, atau sinematografi, melainkan fondasi kebijakan dan data yang kuat.
Industri film Indonesia 2026 cetak rekor dengan 9 film tembus 1 juta penonton. Danur: The Last Chapter pimpin box office dengan 3,59 juta penonton.
MINAT pada film nasional terus bertumbuh, pada 2025 dari 130 juta tiket bioskop yang terjual, sebanyak 60% di antaranya merupakan karya sineas lokal.
Awalnya, saat menerima peran ini, Nirina ingin mempersembahkan perannya sebagai surat cinta untuk kedua anaknya, yang saat ini berusia 16 tahun dan menjelang 14 tahun.
Rekor baru perfilman Indonesia di 2025: 126 film masuk festival internasional, 48 penghargaan diraih, hingga kesuksesan Pangku dan Agak Laen.
Film Alas Roban kian mengukuhkan dominasinya di bioskop. Berdasarkan Cinepoint Tracking, horor-drama ini menambah estimasi +93.551 penonton
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved