Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Aktris Claresta Taufan mengakui bahwa perannya dalam film horor Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat merupakan tantangan terberat sepanjang kariernya. Film ini, yang diangkat dari kisah nyata, memaksanya menghayati penderitaan Maryam, seorang perempuan yang mengalami teror gaib selama 26 tahun. Proses tersebut, kata Claresta, menguras fisik sekaligus mentalnya.
“Saya saja hanya menjalani peran Maryam beberapa bulan sudah sangat lelah, apalagi Mbak Maryam yang mengalaminya hampir 30 tahun,” ujarnya saat ditemui di Senayan City (19/8).
Claresta menjelaskan bahwa Maryam bukan sekadar kerasukan, melainkan berada di bawah kendali entitas gaib yang selalu menempel, seakan menjadi “pasangan yang terlalu mengontrol” meski tak kasatmata.
Untuk mendalami peran ini, Claresta langsung berinteraksi dengan Maryam agar bisa menyerap ketakutan nyata yang dialaminya. Menurutnya, film ini bukan sekadar horor pengusir kantuk, melainkan kisah yang lebih mencekam karena menyentuh penderitaan psikologis yang nyata.
“Hal paling sederhana seperti bersosialisasi pun jadi sulit, karena ada sosok yang selalu mengendalikan,” tambahnya.
Tantangan syuting tak berhenti pada pendalaman peran. Para pemain juga menghadapi fenomena misterius. Claresta menyebut perubahan suasana yang tiba-tiba, hingga momen sulit membedakan apakah lawan main benar-benar berakting atau mengalami gangguan.
Bersama rekannya, Debo, ia selalu waspada, menjaga pikiran tetap sehat, dan memperbanyak doa.
“Entitas ini masih ada di mana pun Maryam berada, jadi kami harus ekstra hati-hati,” jelas Debo.
Meski melelahkan, Claresta mengaku mendapatkan pelajaran berharga.
“Hidup yang sepenuhnya menjadi milik kita ternyata sebuah privilege. Saya berharap film ini membuat penonton lebih menghargai hidup, sekaligus memahami perjuangan Maryam,” tutupnya. (Z-10)
Aktris muda Claresta Taufan membagikan pengalaman transformasinya saat syuting film Pangku. Memerankan Sartika, seorang ibu yang berjuang keras demi keluarga.
"Bekerja dengan ibu Christine adalah mimpi aku banget. Aku sudah memimpikan untuk belajar dari ibu, dan aku belajar banyak banget dari dia."
Konflik memuncak ketika sang protagonis menyadari bahwa "entitas" yang mengabulkan keinginan tersebut tidak akan berhenti sampai seluruh utang nyawa terbayar.
Film horor Korea terkenal dengan cerita kuat, suasana mencekam, dan plot twist tak terduga, bukan hanya jumpscare, tapi juga bikin kepikiran setelah nonton.
Bukan sekadar horor, film Songko membawa sesuatu yang lebih dalam mengangkat cerita daerah ke level yang lebih serius, autentik, dan berkelas.
Film yang disutradarai Federico Zampaglione ini dibintangi oleh Lauren LaVera, Melanie Gaydos, Lorenzo Renzi, Linda Zampaglione, Taylor Zaudtke, dan Claudia Gerini.
Film horor Songko karya Gerald Mamahit mengangkat legenda lokal Minahasa. Simak sinopsis, daftar pemain, dan jadwal tayang di bioskop April 2026.
Dunia Mencekam Studio bekerjasama dengan Rumah Produksi Santara resmi memperkenalkan film perdananya berjudul Songko, yang diangkat dari kisah legenda dari Minahasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved