Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGENAKAN setelan jas, David Foster langsung membuka dengan instrumental hits yang tersinkronisasi dengan tayangan video klip pada eranya di layar besar sisi kanan dan kiri panggung.
Untuk kesekian kalinya Foster tampil di Jakarta. "Kalau kamu tidak tahu lagu saya, silahkan noton konser lain," celotehnya.
Unbreak My Heart kemudian dibawakan oleh penyanyi wanita kulit hitam, Berget Lewis. Suaranya yang tebal dan bertenaga diiringi oleh kur sepanjang lagu dari penonton.
Setelahnya Trough To Fire juga dibawakan dengan sempurna. "Saya baru bertemu dirinya (Lewis) kemarin. Waktu latihan kamu tidak tampil sehebat ini," celotehnya lagi.
"Saya pernah mempeoduseri lagu Broadway musical tahun 1991 dan dapat Grammy." Lewis pun menyanikan lagu And I am Telling You.
Kemudian Foster juga mempersilahkan perempuan untuk bernyanyi bersama di atas panggung. "Saya suka menemukan musisi," ujarnya. Tapi sayang hal itu hanya menjadi gimmick saja.
Kemudian muncul penyanyi cilik Indonesia, Kavin (Di Atas Rata-Rata jilid 2) yang bernyanyi Stevie Wonder, I Was Made To Love Her.
Foster kembali atraktif kepada penonton dengan mengiringi mereka bernyanyi medley Your The Inspiration dan Glory of Love.
Di panggung A3, kelompok musik asal Australia, Hiatus Kaiyote tampil mengagumkan. Sang vokalis, Nai Palm perempuan yang khas dengan tato di lengan itu tampil dengan gitar Hollowbody berwarna silver metalik.
Ritmis sang drummer, Perrin Moss yang berpola ganjil membalut musik Hiatus Kaiyote hingga mampu membuat penonton terus berdansa. Sederet lagu seperti Breathing Under Water, Molasses, Jekyll, Birderline with My Atoms.
Belum lagu alunan synthesizer Simon Mavin dan efek bass line dari Paul Bender membuat sajian musik semakin terdengar rumit.
Sesekali Nai Palm juga bermain keyboard. Hampir semua lagu yang dibawakan dalam durasi lumayan panjang dan memiliki lebih dari satu pola harmoni dan unik.
"Saya akan mainkan lagu baru untuk Anda," ujar Nai mengawali lagu yang belum dirilis teraebut dan perdana dimainkan di Indonesia. Setelahnya menyusul kemudian lagu By Fire. Aksi panggung mereka ditutup dengan hits mereka bertajuk Nakamarra.
Tercatat dua album; Tawk Tomahawk (2012) dan Choose Your Weapon (2015) yang terdengar lebih kompleks dari album perdana mereka.
Musik-musik unik juga ditampilkan sehari sebelumnya dari musisi YouTuber asal London, Jacob Collier tampil memukau. Musisi one man show ini tak hanya tampil dengan kualitas musiknya yang serba bisa mulai dari piano, bass, perkusi, hingga vocoder, tapi juga sajian teknologi visual yang mengagumkan yang dinikmati dari dua layar besar di sisi kanan dan kiri panggung. Memanjing perjalanan imajinasi saat menontonnya.
Sementara itu Monty Alexander Harlem-Kingston Express tampil menyuguhkan musik jazz dengan balitan Reggae. Dua drummer sekaligus dihadirkan seperti back to back jazz dan reggae.
Lalu Band asal Jepang yang atraktif, Tokyo Ska Paradise hari ini juga tampil kembali memeriahkan JJF 2016 di hari kedua. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved