Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Musisi Teddy Adhitya akan berkolaborasi dengan musisi Singapura Sezairi Sezali dalam program "Music Matters Live From Home" (MMLFH), yang diluncurkan oleh Branded Ltd dan Singapore Tourism Board. MMLFH juga diramaikan artis terkemuka lainnya dari Asia Pasifik.
Teddy, artis Pendatang Baru Terbaik dalam Anugerah Musik Indonesia 2017 akan tampil bersama Sezairi, pemenang Singapore Idol Season 3, di episode ketiga MMLFH yang akan disiarkan pada 17 Juni 2020 di laman Instagram dan Facebook Music Matters Live.
Program yang menghubungkan musisi di berbagai belahan dunia ini akan menampilkan beberapa artis populer dari Singapura seperti RRILEY, Aisyah Aziz, Narelle Kheng, Sezairi dan iNCH Chua.
"Selama 15 tahun Music Matters telah mempertemukan artis-artis dari seluruh dunia untuk tampil secara langsung di atas panggung dan menghadiri konferensi dan akademi kami di Singapura," kata Jasper Donat, pendiri dan CEO Branded Ltd, dalam siaran resmi, Selasa (16/6).
"Dengan membawanya ke medium online, Music Matters Live From Home memungkinkan kami untuk menghadirkan kolaborasi-kolaborasi musik internasional yang luar biasa yang mungkin belum pernah terjadi sebelumnya."
"Music Matters Live From Home" diproduksi tim Branded Ltd, tim yang memproduksi konferensi tahunan All That Matters, dengan menggabungkan konferensi dan festival Music Matters di Singapura.
Didukung Singapore Tourism Board serta band rock Simple Plan, Music Matters memperluas jaringan dan mulai menyoroti seniman musik di kawasan Asia Pasifik.
Dalam seri pertama yang sudah disiarkan sebelumnya, dan bisa ditonton dil aman Instagram serta Facebook Music Matters Live, para artis berbagi kiat untuk tetap kreatif sambil mendorong gelombang artis yang akan datang untuk terus maju.
Musim kali ini fokus pada seniman musik dari Singapura dan kawasan Asia Pasifik. (OL-12)
KreasiPro Music Distribution hadir sebagai ekosistem aman bagi musisi independen Indonesia untuk mendistribusikan karya ke 150+ platform global secara transparan.
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved