Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ENAM belas tahun berkiprah di industri musik memantapkan niat grup band pop D'Masiv untuk segera menggelar konser tunggal. Band yang digawangi Rian Ekky Pradipta (vokalis) ini akan konser tunggal setelah menelurkan album keenam mereka.
Band yang beranggotakan Dwiki Aditya Marsall (gitaris), Nurul Damar Ramadhan (gitaris), Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata (bassist), dan Wahyu Piadji (drumer), serta Rian ini akan melangsungkan konser tunggal mereka pada awal September. Butuh waktu 16 tahun dan enam album untuk akhirnya mereka punya konser sendiri.
"Kita album pertama itu pada 2008, jadi kalau di industri sudah 11 tahun. Kalau berdirinya kami sebenarnya dari 2003, jadi sudah 16 tahun. Sekarang album sudah ada enam. Jadi, kalau untuk lagu pun banyak orang yang tahu juga. Sekarang momen yang tepat untuk kita membuat konser," ungkap Rian saat konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (8/8).
Dalam konser tunggal band yang populer dengan hit Cinta ini Membunuhku itu akan berdurasi selama lebih kurang 2 jam dengan total lagu yang dibawakan sekitar 20 dari seluruh album yang telah dibuat.
Menurut Rian, mereka pun akan tampil bersama para bintang tamu dan kolaborator. Beberapa di antaranya Anji, Rizky Febian, Istiqamah Djamad (Pusakata), dan Prilly Latuconsina.
Penentuan kolaborator diakui berdasarkan kedekatan personal dengan perjalanan band ini. Anji, misalnya, sempat berperan dalam penciptaan Merindukanmu. Rizky Febian dianggap karena dia berasal dari generasi milenial dan ternyata juga menyukai lagu-lagu D'Masiv.
"Kami menawarkan terserah dia mau bawakan lagu yang mana. Ada Prilly, ini hasil dari stalking di Instagram Stories, sering tertangkap nyanyiin lagu D'Masiv. Dia juga bisa nyanyi, pas ditawarin senang banget. Walau dia lagi syuting, dia bakal sempatkan waktu latihan nanti tanggal 15 bulan ini sama bintang tamu yang lain," sambung Rian.
Karena banyaknya pilihan lagu yang akan dibawakan, Rian pun tidak dibingungkan dengan konsep dan aransemennya. Ada beberapa lagu yang akan dibawakan secara orkestra dan brass section dengan bantuan Oni n Friends, dan pilihan hit yang akan membawa para penggemarnya untuk 'sing along'.
"Untuk konsep kita pikirkan banget, mudah-mudahan bisa berjalan seusai dengan yang kita bayangkan. Karena berangkat dari album keenam, akan ada lagu dari album terbaru yang kita bawakan. Kita juga ingin saat konser penonton bisa sing along, jadi hit-hit kami dari album satu sampai lima bakal dibawakan juga."
Cerita perjuangan
Rian mengakui, dia dan kompatriotnya merintis karier bersama D'Masiv dari titik terendah. Bahkan, ia menganalogikan dengan bukan memulai dari titik nol, melainkan minus.
"Dari anak-anak yang bukan dari keluarga berada. Dari yang berjuang banget sampai bisa seperti sekarang, bukan yang instan. Kami melewati proses yang berdarah-darah banget. Kami ingin orang bisa merasakan energi itu. Penonton akan pulang dengan membawa banyak cerita."
Menjalin komunikasi dengan para anggota band selama 16 tahun tentu bukan hal mudah. Namun, menurut Rian, berjalan bersama suatu grup band juga seperti membina hubungan rumah tangga, perlu menyamakan visi dan misi.
Terpenting, bagi Rian ialah hasil akhir dari dinamika yang dilaluinya bersama rekan-rekannya di D'Masiv. "Daripada diam-diam lalu bubar. Doakan aja yang baik-baik. Masih bisa ada di sini, yang penting berlima masih manggung." (H-1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved