Dion Wiyoko Indonesia Tetap Adem Ayem

Tosiani
03/6/2019 01:00
Dion Wiyoko Indonesia Tetap Adem Ayem
Dion Wiyoko(MI/Permana)

TIDAK jarang yang tersaji di panggung politik dan media sosial (medsos) jauh panggang dari dunia nyata. Itu termasuk dalam soal sentimen identitas.

Sementara itu, di kontestasi politik dan medsos, isu identitas seperti jadi konflik. Namun pada hubungan sehari-hari, tidak sedikit orang yang melihat jika semangat toleransi tetap kuat di negeri ini. Hal itulah yang dirasakan aktor Dion Wiyoko.

Pemeran legenda bulu tangkis Alan Budikusuma di film Susi Susanti-Love All yang tidak lama lagi akan tayang, itu, bersyukur tidak ada pengalaman buruk yang ia rasakan. "Politik yang ada sekarang memang suka memunculkan politik identitas. Tapi kita adem ayem saja. Saya enggak ngerasain diskriminasi," tutur Dion saat berkunjung ke kantor Media Indonesia di Jakarta bersama pemeran Susy Susanti, Laura Basuki, dan produser Daniel Mananta, Senin (27/5).

Aktor berdarah Tionghoa itu juga bersyukur sebab tidak ada orang-orang di lingkungan sekitarnya, termasuk lingkungan kerja, yang terpengaruh dengan sentimen identitas yang diembuskan beberapa pihak. Dengan begitu, ia pun dapat berkarya dengan nyaman seperti yang selama ini dijalani.

Pria 35 tahun itu optimistis jika toleransi dan persatuan tidak akan tergoyahkan di Indonesia. Kalaupun ada situasi menghangat di beberapa kelompok, Dion menilai itu hanyalah kondisi tertentu yang tidak perlu dibesar-besarkan.

 

Lima bulan latihan badminton

Mengenai perannya sebagai Alan Budikusuma, Dion mengungkapkan jika tidak butuh waktu lama untuk menyambar tawaran dari Daniel Mananta. Ia mengaku hal itu karena banyak hal, termasuk karena adanya Daniel yang menjadi produser.

"Sebetulnya karena produsernya Daniel saja sih, jadi gue mau. Memang karena living legend juga, dan badminton dekat banget sama orang-orang Indonesia," tutur Dion.

Pria yang setidaknya sudah bermain di 26 judul film, termasuk Cek Toko Sebelah, itu mengungkapkan juga cukup mengikuti perjalanan prestasi bulu tangkis di Indonesia, termasuk pahlawan-pahlawannya.

Meski begitu, untuk menyelami karakter, Dion menjalani observasi dan pelatihan yang tidak sepele. Peraih penghargaan Pemeran Pendukung Pria Terfavorit dari Indonesian Movie Actors Awards 2017 berkat perannya dalam film Cek Toko Sebelah itu berlatih badminton hingga 5 bulan.

"Kita observasi dari pengalamannya, kita juga dilatih sama pelatihnya Susi, kita pun dilatih sama beliau sendiri," ujarnya.

Ia menambahkan, jika latihan fisik itu berlangsung cukup lama. "Juga ada workshop, latihan badminton sekitar 4-5 bulan," lanjutnya.

Tidak hanya soal kemampuan fisik, Dion juga melakukan pendalaman soal hubungan romantisme dari pasangan yang mengawinkan emas Olimpiade Barcelona itu.

Tidak hanya para pemeran dan kru yang bersemangat mengenai film itu, sang legenda Susy Susanti pun tidak ketinggalan. Pada akun Instagram-nya, @susysusantiofficial, Susy sudah mengisyaratkan akan hadirnya film tersebut sejak Juni tahun lalu.

Kala itu, ia mengunggah foto Dion dan Laura yang berpose di depan foto pernikahannya dengan Alan. Pose Dion dan Laura pun mengikuti pose Susy dan Alan. Lalu pada April 2019, ia menggunggah cuplikan film itu yang memperlihatkan Laura berakting terharu saat bendera merah putih berkibar di Barcelona. Susy yang kini telah menjadi ibu dari tiga anak remaja, mengajak masyarakat untuk bersama menyaksikan film tersebut. (M-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya