Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ARTIS sekaligus penyanyi muda Indonesia yang saat ini mulai berkarier di dunia internasional, Cinta Laura, 25, sangat ketat menjaga kesehatannya. Menurutnya, menerapkan pola hidup sehat ialah kunci untuk menjaga kesehatannya.
Oleh karena itu, kendati kegiatannya begitu padat, ia tetap menyempatkan diri untuk tetap berolahraga. Bahkan, dalam sepekan ia bisa berolahraga sampai lima kali sehingga tidak mengherankan bila tubuhnya tetap bugar.
Ia mengatakan, banyak orang yang beralasan karena sibuk, jadwal kegiatan yang padat sehingga tidak sempat berolahraga. Baginya, itu bukan alasan sebab di antara waktu yang sepadat apa pun akan selalu ada waktu buat berolahraga dan hidup sehat.
Oleh karen itu, ia harus pandai-pandai membagi waktu dalam kehidupannya sehari-hari. Antara lain, Cinta selalu bangun lebih pagi ketika ia memiliki hari yang sangat sibuk. "Pukul 06.00 pagi aku sudah bangun untuk berolahraga. Setelah itu, baru beraktivitas lainnya. Dengan bangun lebih pagi, tidak ada alasan tidak punya waktu untuk berolahraga," katanya dalam diskusi Perempuan Aktif dan Mandiri tanpa Kanker Serviks, di Jakarta, Rabu (13/3).
Selain berolahraga, dalam menjalankan pola hidup sehat juga penting mengatur asupan makanan. Remaja kelahiran Quakenbrueck, Jerman, pada 17 Agustus 1993 itu bahkan kerap memasak sendiri makanan yang akan dikonsumsi di rumah maupun dibawa ke setiap kegiatannya.
Menurutnya, memasak makanan sendiri lebih terjamin kesehatannya ketimbang makan di restoran. Apalagi, kebiasaan itu telah dilakukannya sejak kecil sejak orangtuanya selalu mengajarkan agar ia menjaga diri dan kesehatan.
"Papiku nge-gym lima hari seminggu. Berenang enam hari seminggu. Jadi, papi aku setiap jam 06.00 udah di gym, jam 07.30 udah berenang, dan mami aku, biar pun bukan tipe yang pergi ke gym, dia juga aktif. Bukan yang hanya duduk-duduk. Jadi dari kecil aku sudah dikasih contoh yang baik," terangnya.
Karena itulah, Cinta juga ingin menularkan kebiasaan hidup sehatnya kepada semua perempuan Indonesia. Bersama Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS) ia mengampanyekan pentingnya perempuan sadar akan kesehatan diri, terlebih terhadap kanker serviks yang hanya menyerang perempuan.
Saat ini kanker serviks masih menjadi penyakit yang banyak merenggut nyawa perempuan di Indonesia. Menurut artis yang baru pulang dari Swedia untuk merampungkan empat single barunya itu, perempuan Indonesia harus mulai membuka pikirannya untuk terus menjaga kesehatan, terutama kesadaran akan bahaya kanker serviks.
Beri contoh
Ia menilai, masih banyak perempuan di Indonesia yang menganggap tabu untuk memeriksakan kesehatannya, terlebih untuk memastikan ada atau tidaknya kanker serviks. Padahal, tuturnya, perempuan punya hak untuk hidup sehat.
Cinta lalu membandingkan kesadaran perempuan Indonesa akan kesehatan dengan perempuan di Amerika. Menurutnya, di ‘Negeri Paman Sam’, kesadaran perempuan akan kesehatan sudah tinggi. Memeriksa kesehatan menjadi hal yang sudah biasa.
Mungkin, lanjutnya, karena kultur kedua negeri juga beda. Di Amerika, memeriksakan kesehatan sudah jadi sesuatu yang sangat biasa. "Perempuan Amerika kalau mengecek kesehatan, semuanya dicek, termasuk HPV (mengecek keberadaan virus penyebab kanker serviks). Itu udah jadi hal yang biasa. Enggak takut pergi ke dokter kandungan untuk periksa, enggak tabu," ujarnya.
Dalam kampanye bersama KICKS, Cinta melakukan vaksinasi HPV di depan media untuk memberi contoh kepada semua perempuan Indonesia bahwa tidak ada yang tabu dalam hal menjaga kesehatan. Baginya, kanker serviks bukan hal baru yang ia pelajari. Sejak SMA, ia sudah belajar bahaya HPV.
"Aku udah belajar HPV dan kanker serviks sejak SMA. Sekitar empat tahun lalu sudah ingin vaksin. Tapi karena traveling terus, jadi susah, karena vaksinnya kan harus berkala," Tuturnya.
Ia mengaku sangat senang bisa ikut bergerak untuk meningkatkan kesadaran perempuan tentang pentingnya melakukan vaksinasi guna mencegah kanker serviks. (H-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved