Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BAHAYANYA sampah plastik bagi lingkungan menjadi salah satu perhatian khusus aktor berkebangsaan Indonesia, Reza Rahadian Matulessy, 31. Pemeran utama pria terbaik Festival Film Indonesia 2013 lewat perannya di film Habibie & Ainun (2012) itu bahkan menjadikan diet plastik sebagai gaya hidup di kesehariannya.
Reza pun memaparkan sejumlah kiat khusus mengurangi pemakaian plastik yang telah dimulainya. Di rumahnya, laki-laki kelahiran Bogor, 5 Maret 1987, itu, memilih menggunakan kantong plastik berukuran besar untuk menampung semua kotoran rumah tangga ketimbang memanfaatkan wadah serupa yang ukurannya relatif kecil.
Menurut dia, cara tersebut sangat efektif dan mampu meminimalisasi penggunaan kantong plastik. "Saya sudah membiasakannya. Kalau di rumah, pasti saya siapkan kantong plastik besar warna hitam untuk menampung sisa makanan dan masakan," ujarnya saat ditemui Media Indonesia di Universitas Paramadina, Jakarta, Rabu (13/2).
Pemeran utama film My Stupid Boss (2016) itu pun mengingatkan pekerja rumah tangga (PRT) yang bertugas di kediamannya untuk tidak lagi memakai kantong plastik kecil. Selain terlihat jorok, ujarnya, kantong-kantong plastik berukuran kecil yang membungkus sampah dapat pula tercecer.
Ketika berbelanja, sambung Reza, dirinya memilih menggunakan kemasan kardus untuk membungkus semua barang yang dibelinya. Laki-laki berdarah Maluku itu juga mulai mengurangi penggunaan sedotan berbahan plastik di warung maupun restoran.
Menurutnya, jika minuman yang disajikan menggunakan gelas sebaiknya tidak perlu ditambahkan sedotan sebagai alat bantu. "Pesanan, misalnya, es teh manis, ya tidak perlu. Kalaupun harus pakai sedotan, sudah ada sedotan besi yang kita bisa bawa sendiri, sudah banyak dijual," serunya.
Selain tiga hal itu, Reza mengatakan, masih banyak cara-cara efektif lainnya untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, yang bisa dimulai dari diri sendiri. Meskipun kelihatannya kecil, dampaknya sangat besar.
"Itu merupakan hal kecil, tapi kebayang enggak kalau cara demikian dilakukan 1 juta orang, kemudian berkembang menjadi 10 juta orang? Nah, pasti dampaknya akan lebih besar lagi," terang dia.
Dukung pemerintah
Ia menegaskan, upaya pemerintah untuk menekan penggunaan plastik sedianya perlu didukung semua pihak. Pasalnya, realitas volume sampah yang terus melonjak berpotensi merusak kelestarian lingkungan serta mengancam kehidupan biota air.
Terlebih, saat ini Indonesia menempati posisi kedua setelah Tiongkok sebagai penyumbang plastik terbesar di dunia. Reza yang pernah terlibat dalam kampanye penggunaan sampah plastik pada sustainable development goals (SDGs) UNDP 2014 itu, berharap adanya kesadaran dari setiap individu untuk tidak lagi berurusan dengan plastik.
"Sudah sepatutnya ada gerakan, khususnya dari kalangan muda untuk mengampanyekan persoalan sampah plastik ini," pungkas pemeran Beno dalam film Twivortaire yang diangkat dari novel laris karya Ika Natassa. (H-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved