Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM drama OG akan ditayangkan HBO pada 24 Februari mendatang pukul 10.00 WIB, bersamaan dengan di Amerika Serikat. Film OG ini dibintangi oleh Jeffrey Wright yang memenangkan penghargaan Emmy untuk serial Angels in America serta merain dua nominasi untuk serial Westworld.
OG berkisah tentang Louis (Wright), yang pernah menjadi ketua geng terkenal di penjara, di minggu-minggu terakhirnya menghabiskan hukuman 24 tahun. Pembebasannya mengalami perubahan ketika ia menerima kehadiran pendatang baru, Beecher (Theothus Carter), yang tengah didekati oleh pengurus geng, di bawah kekuasaannya.
Hadir untuk berusaha melupakan kejahatannya dan tantangan kembali ke masyarakat, Louis menyadari kebebasannya bergantung pada perjuangannya menyelamatkan Beecher.
Dibintangi juga oleh William Fichtner (Crash), O.G. tayang perdana pada Tribeca Film Festival 2018, tempat Wright memenangkan penghargaan sebagai Best Actor in a US Narrative Feature Film.
Baca juga: Raline Shah Debut Pertamanya Sukses
Proses pengambilan gambar film OG dilakukan selama lima minggu di Pendleton Correctional Facility, Indiana, dengan pengamanan maksimal. Ini merupakan terobosan melakukan pengambilan gambar di penjara, dengan pemunculan beberapa narapidana dan sipir sebagai aktor untuk pertama kalinya, OG melihat sisi kedekatan dan persistensi dalam perjalanan sosok yang tengah menggapai kebebasannya.
Sutradara Madeleine Sackler menggambarkan inspirasi di balik pendekatan realitas yang unik dari film ini, dan katanya, "Ada banyak film tentang penjara yang menjadi sebuah genre tersendiri. Bagi saya, ketika sebuah jenis cerita menjadi sebuah genre, film itu akan kehilangan keunikan atau spesifikasinya dalam bercerita.
"Tujuan saya adalah untuk mengabaikan genre penjara dan memulai dari awal, mengawalinya dengan satu karakter, sosok pria yang tengah bersiap untuk pergi setelah bertahun-tahun berada di balik jeruji. Berusaha melakukannya seotentik mungkin, untuk benar-benar memahami dan menggambarkan pengalaman tersebut, saya ingin membuat film ini dalam kolaborasi yang erat dengan mereka yang mengalaminya sendiri, sehingga saya mulai mencari-cari berbagai lembaga pemasyarakatan di berbagai kota. Dan saya beruntung ketika pemerintah Indiana merespon."
"Film ini tidak akan berhasil tanpa kolaborasi dengan pihak penjara dan ratusan narapidana yang menghuni di sana. Dan menghasilkan dua film dari pengalaman di sana, sebuah karya fiksi dan sebuah karya nonfiksi, adalah sesuatu yang luar biasa. Kami dapat menggali berbagai tema," imbuhnya.
Bagi Wright, ini merupakan pengalaman pengambilan film yang unik di dalam penjara, yang membantunya dalam menghayati karakter.
Ia menjelaskan, "Saya merasa perlu memasukkan kepada dan tubuh saya pada sosok karakter yang saya perankan dan seperti apa jalan cerita yang ingin disampaikan. Tempat ini sangat membantu. Benar-benar tempat yang menyentuh. Ada energi di dalam tempat ini yang berbeda, dari tempat lainnya. Terasa berat, sarat dengan trauma. Secara molekul berat di dalamnya, dan benar-benar menambah pemahaman kami pada cerita, permasalahan, dan dalam kasus saya, pada karakter yang saya perankan."
Wright menambahkan, "Theothus berperan penting, dan ia memiliki kekuatan untuk dirinya. Ia punya kemampuan yang kami dapat lihat melalui film ini, yang dia sendiri belum pernah menyentuhnya dengan cara sekonstruktif ini, mungkin juga dalam kehidupannya." (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved