Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Pevita Pearce, 26, tengah sibuk menjalani proses syuting film terbarunya yang masih dirahasiakan. Satu petunjuk yang diberikannya ialah lokasi di mana syuting dilakukan.
"Aku lagi sibuk. Kemarin, baru aja pulang dari Atambua untuk syuting film terbaru," ucap perempuan berdarah Inggris-Banjar itu saat ditemui di Jakarta, Kamis (17/1).
Meski tak merinci secara detail, jejak digitalnya di akun Instagram @pevpearce memperlihatkan apa yang baru saja dilakukan perempuan kelahiran Jakarta itu di Kota Atambua, Kabupaten Belu. Beberapa kali, ia memang mengunggah foto dirinya di wilayah tapal batas Indonesia dengan Timor Leste.
Foto pertama yang diunggahnya pada 21 November 2018 menjadi pembuka perjalanannya. Dalam foto yang diambil dari jarak jauh itu, Pevita duduk bersandar di sebuah bukit batu, di suatu tempat bernama Tuamese. "Feels like Chumacera," katanya.
Bagi para penggemar gim Player Unknown's Battlegrounds (PUBG), Chumacera sudah tidak asing lagi. Pasalnya, Chumacera merupakan salah satu kota yang berada di Miramar, sebuah gurun pasir fiksional di Meksiko.
Masih di Belu, Pevita juga mengabadikan dirinya saat berada di Fulan Fehan dan Atapupu. Di Fulan Fehan, Pevita menunjukkan foto pemandangan bukit kaktus di padang sabana saat matahari terbit. Penanda waktunya tercantum pukul 05.37 pagi.
Masih dengan roman misterius, Pevita mengunggah foto keduanya di Fulan Fehan, sebuah lembah di kaki Gunung Lakaan dengan sabana yang sangat luas. Lembah ini berada di Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu.
Dengan berselimutkan kain tenun, Pevita tampak berdiri membelakangi kamera. Dari balik tubuhnya, lajang itu coba memperlihatkan keindahan pemandangan bukit nan hijau Fulan Fehan dan Gunung Lakaan yang berselimutkan awan.
"Indonesia, kamu tidak pernah berhenti mengejutkan saya," kata Pevita dalam foto yang diunggahnya pada 25 November 2018.
Lalu, pada 30 November 2018, Pevita kembali memperlihatkan dirinya yang tengah diapit sejumlah perempuan Atapupu. Pevita terlihat sangat gembira, demikian juga dengan para perempuan Atampupu yang mengapitnya. "Nona-nona cantik Atapupu Timor," sebut pemeran Angel di film Denias, Senandung di Atas Awan (2006) itu.
Salah satu objek wisata yang menarik di Atapupu ialah pantai pasir putihnya yang menyajikan pesona alam yang eksotis. Dikutip dari Wikipedia, Atapupu pernah jadi pusat Pemerintahan Hindia Belanda untuk kawasan Kota Atambua dan Kabupaten Belu, pada 1866-1911 silam. Atapupu berjarak 34 kilometer dari Atambua.
Bisnis baru
Selain dunia seni peran, Pevita juga sedang disibukkan dengan bisnis barunya, sebuah clothing line berlabel PV by Pevita yang dirilisnya tahun lalu. Target market busananya ditujukan untuk kalangan milenial berusia 16-27 tahun dengan harga mulai dari Rp150 ribuan.
Ia juga baru didapuk menjadi ambassador terbaru produk perawatan rambut Tresemme. "Kita tahu bahwa Tresemme ini sudah sangat dikenal di dunia, runaway fashion show dunia. Jadi, sebetulnya gampang lo punya rambut seperti model di panggung mode dunia," ujarnya.
Sempat tak percaya atas penunjukannya itu, Pevita pun mengambil sisi positifnya. "Aku juga ngelihat bahwa kehidupan ini juga sebagai panggung runaway, adalah sebagaimana kita bisa percaya diri, dan ketika kita percaya diri kita bisa melakukan apa pun," pungkas Pemeran Utama Wanita Terpuji di Festival Film Bandung 2014 lewat aktingnya di film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck itu. (H-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved