Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM Bohemian Rhapsody telah menembus nilai pendapatan kotor US$798,4 juta dari bioskop seluruh dunia dan menjadi film biopik musik terlaris sepanjang masa. Angka itu melampaui target awal yang dicanangkan 20th Century Fox sebanyak dua hingga tiga kali lipat.
Ketika film ini masih berupa proposal proyek, Fox akhirnya memberikan jalan untuk produksi dengan asumsi film itu akan meraup hasil antara US$250 juta hingga US$300 juta atau Rp4,2 triliun dari bioskop seluruh dunia. Presiden distribusi domestik Chris Aronson dari Fox mengungkap cerita tersebut dalam wawancara terbaru dengan The Hollywood Reporter.
Aronson bahkan tidak sampai berpikir bahwa mereka akan menembus angka US$400 juta. Hasilnya ternyata luar biasa untuk ukuran film biopik musik.
"Ketika kami mulai masuk produksi, kami akan jungkir balik ketika ada siapa pun yang bilang kami akan mampu menembus US$400 juta," kata Aronson.
Baca juga: Roma dan The Favourite Pimpin Nominasi Piala Oscar
Bohemian Rhapsody, yang dibintangi Rami Malek sebagai pemeran Freddie Mercury, dirilis pada akhir Oktober dan awal November 2018 di puluhan negara. Hingga 21 Februari 2019, menurut data Box Office Mojo, pendapatan kotor film ini secara global telah mencapai US$798,45 juta atau sekitar Rp11,35 triliun (Rp14.226).
Angka itu lebih besar daripada pendapatan global untuk Deadpool 2, Mission: Impossible - Fallout, serta Ant-Man and the Wasp. Ketiga film ini dirilis pada tahun yang sama.
Pemasukan terbesar datang dari lingkup domestik AS-Kanada sebesar US$202,43 juta. Lima negara lain yang membawa pemasukan terbesar adalah Jepang dengan US$81 juta, Korea Selatan US$75 juta, Inggris US$64 juta, Prancis US$35 juta, serta Australia US$35 juta. (Medcom/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved