Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIRILISNYA album perdana bertajuk Jejak dan tiga single lagu sebelumnya yang diputar hampir 100 juta kali di Youtube, belum membuat penyanyi Rizky Febian, 20, merasa puas apalagi sukses.
Bahkan, kini ia sudah membicarakan proses album keduanya dengan musisi lain, kendati album Jejak baru saja dirilis. Menurutnya, ia tidak mau merasa puas dan sukses, kemudian berhenti pascaalbum pertama.
Pemuda bernama lengkap Rizky Febian Ardiansyah Sutisna itu ingin konsisten bermusik dan mengejar impian lebih besar lainnya, antara lain menggelar konser di tempat besar yang ditonton jutaan pasang mata.
Putra komedian Sule itu mengatakan, arti sukses ialah ketika namanya dikenang saat ia tidak lagi eksis di industri hiburan. "Belum (sukses) atuh. Apalagi ini kan album pertama. Dibilang sukses adalah ketika saya sudah enggak ada, tapi karya saya tetap dinyanyikan, karya saya bisa tetap berkumandang," katanya, di Jakarta, Jumat (18/1).
Sebagai musikus muda yang baru merintis, lanjutnya, ia masih perlu belajar. Album Jejak yang terdiri atas sembilan lagu, baru dijadikannya sebagai pendewasaan dari beberapa single yang lebih dahulu populer. Ia akan terus belajar kepada musisi lainnya.
"Apalagi di album Jejak banyak banget musisi yang kompeten di bidangnya. Jadi, saya masih perlu banyak belajar dan enggak cukup di sini saja," ujarnya, tentang album pertamanya yang baru saja dirilis.
Di tengah kejayaan market digital, penyanyi yang akrab disapa Ikky itu memilih merilis album fisik sebagai bentuk apresiasi diri dan memorabilia. Menurutnya, bagi musikus, album pertama ialah ijazah.
Ia juga berharap dirilisnya album fisik dengan single utama Menari dapat memantik bangkitnya toko musik penjual album fisik. "Masih perlu (album fisik) karena saya juga ingin punya album fisik saya sendiri. Meskipun sekarang toko musik sudah sangat jarang, saya ingin bersama musisi lain mengangkat kembali, berharap ada toko-toko musik mengapresiasi karya-karya kami," tuturnya.
Dalam albumnya, Rizky ikut memproduksi lagu. Ia menggandeng Lale, Ilman, dan Nino dalam empat lagu. Dari sembilan lagu, sekitar 85% ditulis sendiri. Sembilan lagu itu berjudul I'm not Ready for Another Love, Nona, Reuni, Ragu, Pergi Menjauh, Hanya Engkau, Keseriusan, Menari, dan Bahasa Cinta.
Empat di antara lagu-lagu tersebut dikerjakannya bersama Lale, Ilman, dan Nino. Dua diciptakan Lale, Ilman, dan Nino untuk membentuk Rizky keluar dari zona nyaman, dua sisanya diciptakan Rizky bersama Lale, Ilman, dan Nino tentang Rizky menjadi diri sendiri.
Memutus tradisi
Ia mengungkapkan, album tersebut digarap sejak November tahun lalu dan terinspirasi pengalaman pribadi. Di album tersebut juga tidak ada lagu-lagu hit terdahulu seperti Kesempurnaan Cinta, Cukup Tahu, dan Penantian Berharga. Strategi itu sengaja dilakukan sebagai formula baru baginya.
Selain itu, ia ingin memutus tradisi menyisipkan lagu hit untuk mendongkrak lagu baru. Keputusannya itu diambil sekaligus untuk mengetahui sejauh mana orang mengenal karyanya, selain lagu yang pernah dirilis sebelumnya.
Sebelum merilis album fisik, laki-laki kelahiran 25 Februari 1998 itu juga merilis boxset Jejak yang berisi bluetooth speaker, kaus, serta board game. Boxset tersebut dirilis perdana Desember tahun lalu.
Sementara itu, single Kesempurnaan Cinta yang dirilis Agustus 2015 telah diputar 47 juta kali di Youtube. Lagu Cukup Tahu yang dirilis tahun lalu diputar 26 juta kali, sedangkan single duetnya bersama Mikha Tambayong, Berpisah itu Mudah yang dirilis enam bulan lalu diputar 26 juta kali. (Medcom.id/H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved