Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LAKI-LAKI bertopi merah itu berjalan menyusuri lantai gedung Washington Children’s National Health System, Amerika Serikat, Rabu (19/12) waktu setempat. Bak Sinterklas, dia membawa sekarung besar mainan di pundak kirinya untuk dibagikan kepada pasien di sana.
Meski hanya mengenakan sweter abu-abu dan bercelana panjang, wajah Barack Obama, 57, tak asing bagi anak-anak di sana. Kedatangan Presiden Amerika Serikat ke-44 itu spontan disambut gembira pasien, keluarga pasien, dokter, dan staf rumah sakit. Mereka kompak menyanyikan lagu Natal berjudul We Wish You a Merry Christmas.
Kedatangan laki-laki kelahiran Honolulu, Hawaii, 4 Agustus 1961, itu untuk menemui anak-anak yang tengah menjalani perawatan dan seisi rumah sakit, menjadi momentum pengingat roh utama dari perayaan Natal yang segera tiba.
"Saya ingin berterima kasih kepada kalian semua. Sungguh kesempatan luar biasa, saya dapat menemui anak-anak yang hebat dan juga keluarganya, di tengah situasi yang terbilang sulit," ucap suami Michelle Obama, 54, itu kepada tenaga medis di sana.
Sebagai ayah dari dua anak perempuan, imbuhnya, Obama memahami betul situasi yang dialami para perawat, staf, dokter, serta penjaga pasien. "Mau mendengarkan dan memegang tangan mereka. Itu hal yang paling penting," tutur ayah dari Malia Ann Obama, 20, dan Natasha Obama, 17, itu.
Menebarkan ceria
Dalam kesempatan itu, Obama mendatangi sejumlah kamar pasien, kemudian menyapa dengan ceria. Dia pun melakukan tawa khas Sinterklas "Ho, ho, ho", seraya membagikan hadiah yang dibawanya. Banyak keluarga mengaku akan menghabiskan waktu liburan Natal di rumah sakit.
"Di mana pun keluarga Anda berada, di mana pun orang-orang yang Anda cintai, maka di sanalah Natal berada," kata Obama kepada seorang remaja perempuan, yang mendapat hadiah alat rias dan cat kuku.
Keceriaan Obama langsung direspons sebuah pelukan hangat dari sang remaja. Obama kemudian bertanya kepadanya apakah sudah menjadi gadis yang baik sepanjang tahun ini. "Aku tahu kamu sudah berperilaku baik. Santa juga berpikir demikian," ucap Obama sembari mengusap punggungnya.
Kepada pasien yang tidak bisa dia kunjungi, alumnus Universitas Columbia dan Harvard Law School itu memberikan pesan dan berharap mereka dapat menikmati musim liburan.
Video yang menampilkan Obama masuk ke rumah sakit itu telah disaksikan jutaan kali di Twitter hanya dalam waktu tiga jam. "Selamat Natal dan selamat berlibur bagi anak-anak, keluarga, dan staf di Children's National yang luar biasa. Dan terima kasih sudah menghibur saya sebagai Santa pengganti bagi kalian," cicitnya di Twitter.
Dari foto-foto yang dibagikan Washington Children’s National Health System di akun Instagram @childrensnational, Obama tampak bercengkerama dengan keluarga pasien. Seorang gadis kecil bahkan mengajaknya untuk berswafoto di kasur rumah sakit. Gadis itu tertawa lebar menunjukkan rasa bahagianya.
Pada foto lain, Obama memeluk erat seorang anak perempuan sambil berbicara untuk menguatkannya. Seorang remaja perempuan berkacamata dengan alat terapi leher memandangi Obama dan anak itu dari jauh sambil tersenyum.
Bergaya sebagai Santa bukan kali ini saja dilakukan Obama. Tahun lalu, ia juga mengenakan topi Santa dan janggut putih saat berkunjung ke sebuah perkumpulan anak-anak di Washington, AS. Ia ikut membagikan hadiah kepada anak-anak yang ada di sana. (Usatoday/ABC News/H-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved