Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM balutan gaun malam berwarna merah dengan sulur-sulur kuning menyala, senyum Catriona Gray, 24, membuncah sesaat setelah namanya disebut sebagai Miss Universe 2018 di Bangkok, Thailand, Minggu (16/12) malam. Perempuan asal Filipina itu berhasil mengalahkan 93 kontestan lain dalam ajang tersebut.
Mahkota kemenangan pun disematkan Miss Universe 2017 Demi Leigh dari Afrika Selatan. Dalam ajang itu, Tamaryn Green dari Afrika Selatan menjadi runner-up pertama dan Miss Venezuela Sthefany Gutiérrez menjadi runner-up kedua.
'Saya tidak menginginkan hal lain selain membawa kebanggaan untuk kalian (rakyat Filipina) dan memberikan ini sebagai kado Natal terbaik bagi negara saya', tulis Gray dalam akun Instagram pribadinya.
Sebelum penganugerahan mahkota, Gray dengan percaya diri melenggang dengan gaun malam buatan Mak Tumang yang merepresentasikan kampung halamannya. Lewat gaun itu, Miss World Philippines 2016 dan Miss Universe Philippines 2018 itu berusaha menceritakan budaya dari negaranya yang dianggapnya rumit.
Gaun itu melambangkan Gunung Mayon, yang ditemukan di Pulau Luzon dan merupakan gunung berapi paling aktif di Filipina. Warna gaunnya sendiri dipilih sang ibu yang bermimpi anaknya itu bisa memenangi kontes tersebut dan memakai gaun berwarna merah.
Ayahnya, Ian Gray, berdarah Skotlandia dan ibunya, Normita Magnayon, seorang perempuan Filipina.
Catriona Gray pernah berkata bahwa dia 'sangat, sangat dekat' dengan orangtuanya, terutama sang ayah. Ia lahir di Cairns, Australia, dan pindah ke Filipina ketika berusia 18 tahun. Dia dikabarkan memakai uang dari honor model untuk membeli tiket pesawat dari Australia ke Filipina untuk memulai karier di sana.
Gray punya gaya berjalan yang khas di panggung, dengan langkah memutar khusus ketika berjalan di catwalk yang dikenal sebagai slow-mo twirl. Gerakan itu jadi viral ketika para kandidat memperagakan busana-busana renang di Miss Universe.
Pecinta seni
Pemilik nama Catriona Elisa Magnayon Gray ini merupakan sosok perempuan yang memiliki kecintaan tinggi pada seni. Kecintaan itu membawa dirinya menempuh pendidikan teori musik dari Berklee College of Music di Boston, Massachusetts, AS. Di masa sekolah, ia menjadi penyanyi jazz dan bergabung dalam sebuah band.
"Kita dibombardir dengan berbagai informasi, juga kata-kata dan bermacam bahasa, tapi dengan musik berbeda. Meskipun tidak bisa mengerti, ada sesuatu yang bisa menghubungkan semuanya," ujar kekasih aktor Clint Bondad yang berdarah Jerman-Filipina itu.
Gray menggeluti bidang lain seperti menjadi pembawa acara televisi, penyanyi, dan aktris. Menurutnya, keluarga terutama orangtua sangat berperan membawanya menjadi Miss Universe.
Ia juga mendapatkan sabuk hitamnya dalam seni bela diri choi kwang-do pada usia 12 tahun dan menjadi penyanyi utama band jazz sekolahnya.
Dikutip dari www.newsweek.com, Gray masuk ke dunia kontes kecantikan pada usia lima tahun. Ketika itu ia memenangi kontes kecantikan Little Miss Philippines. Pada 2016 ia dinobatkan sebagai Miss World Philippines dan menjadi lima besar Miss World. Gray juga memulai proyek amal sendiri di Filipina yang disebut Paraiso: The Bright Beginnings Project, yang membantu mengumpulkan uang untuk kegiatan prasekolah di Kota Tondo. (Ant/H-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved