Livi Zheng Bawa Gamelan Mendunia lewat Film

Putri Anisa Yuliani
05/12/2018 05:00
Livi Zheng Bawa Gamelan Mendunia lewat Film
(MI/Atet Dwi Pramadia )

SUTRADARA muda Indonesia yang berkiprah di Amerika Serikat, Livi Zheng, menayangkan film terbarunya berjudul Bali: Beats of Paradise di Tiongkok. Sebelumnya, film tersebut juga sudah ditayangkan di Amerika Serikat (AS), juga di Filipina.
"Film saya itu sudah tayang di AS. Sekarang saya coba untuk di Tiongkok," kata Livi, Senin (3/12).

Dalam film yang mengambil gambar di Bali dan Los Angeles, AS, itu perempuan berusia 29 tahun tersebut mengangkat gamelan sebagai alat musik tradisional ‘Pulau Dewata’. Tujuannya, untuk memperkenalkan gamelan sebagai alat musik tradisional Indonesia.

"Banyak film Hollywood yang menggunakan gamelan sebagai musik latarnya, termasuk Avatar, Star Trek, dan Akira. Namun, sayangnya, tidak banyak yang tahu kalau mereka menggunakan alat musik tradisional dari Indonesia," tutur Livi yang menetap di AS bersama keluarganya.

Setelah dia menjelaskan mengenai gamelan, barulah para sutradara Hollywood yang turut menonton film Livi memahami bahwa alat musik tabuh yang terbuat dari baja itu berasal dari Indonesia.

“Banyak orang mungkin sudah mendengarnya, tapi banyak yang belum tahu detail gamelan ini. Alur cerita tentang gamelan sangat unik sebab ini bagian dari ritual dan budaya. Kesemuanya ini melebur dalam kontekstual yang berhubungan dengan Bali,” ujarnya mengenai film yang sempat diputar di Academy of Motion Picture Arts and Science, Samuel Goldwyn Theater, Beverly Hills, AS, pada 7 November lalu.

Bali: Beats of Paradise merupakan film dokumenter yang mengisahkan perjalanan hidup Nyoman Wenten, seniman gamelan Bali yang tinggal di Los Angeles. Bersama Judith Hill, musikus kontestan The Voice dan Grammy Award, Wenten menggabungkan tari Bali dengan irama funk dalam musik Queen of the Hill.

"Semoga film ini bisa diterima oleh masyarakat Tiongkok," imbuh sutradara asal Jawa Timur dan penyuka rawon itu.

Seleksi Oscar
Film Bali: Beats of Paradise juga masuk dalam daftar film yang diseleksi untuk masuk dalam nominee di Piala Oscar 2019. Karya Livi masuk dalam kategori Best Documentary Feature. Kepastian status nominee Oscar 2019 akan diumumkan pada 22 Januari tahun depan.
“Saat ini kami sedang bersaing di Academy Award (Piala Oscar). Semoga bisa masuk menjadi nominee,” kata penyuka rawon itu berharap.

Sebelumnya, Livi memang kerap membuat film-film yang bertema budaya Indonesia, baik film pendek maupun film panjang. Seperti film Life is Full of Surprises yang mengambil tema semangat Sumpah Pemuda. Di dalamnya Livi menampilkan berbagai kesenian Indonesia serta bela diri khas Tanah Air, yakni pencak silat. Adapun dalam film Insight, Livi juga menampilkan pencak silat dan musik tradisional Indonesia. (Ant/H-2)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya