Bukan sekadar Memenuhi Kuota Perempuan

Agus Utantoro
04/12/2018 08:30
Bukan sekadar Memenuhi Kuota Perempuan
(MI/AGUS UTANTORO)

ANGGIASARI Puji Aryatie, 38, rela melepas pekerjaannya di salah satu

perusahaan asing yang cukup bergengsi. Ia memilih fokus menjadi calon legislatif (caleg) untuk DPR-RI melalui Partai NasDem. Sosoknya istimewa karena mewakili dua golongan yang terbilang masih langka di kursi legislatif, yakni perempuan serta penyandang disabilitas.

Namun, caleg dari daerah pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini menegaskan, masuk daftar caleg tidak hanya untuk memenuhi kuota keterwakilan perempuan. Pilihan itu, ujarnya, menjadi bagian dari ikhtiar meneruskan perjuangannya selama ini, mendorong terpenuhinya hak-hak kaum disabilitas.

"Sudah melalui pertimbangan yang panjang. Bagaimana baik dan buruknya yang akan saya lakukan dan demi kepedulian saya yang lebih besar, lebih kuat lagi memperjuangkan isu-isu serta hak-hak saudara-saudara disabilitas," katanya saat ditemui di sela-sela peringatan Hari Disabilitas Internasional di Sleman, DIY, kemarin.

Selama ini Anggi memang cukup dikenal berbagai lapisan masyarakat sebagai 'pejuang' hak-hak disabilitas. Melalui berbagai komunitas, ia banyak menyuarakan hak-hak kaumnya yang perlu dipenuhi pemerintah.

Harapannya, jika masuk menjadi anggota legislatif, akan lebih banyak

lagi yang dapat dilakukan untuk memperjuangkan hak-hak penyandang

disabilitas, salah satunya dengan mendorong lahirnya undang-undang yang berpihak pada penyandang disabilitas.

"Saya ingin berjuang supaya teman-teman disabilitas mendapat hak-hak mereka, seperti akses ke pendidikan yang berkualitas. Kalau pendidikannya berkualitas, ke depan kehidupannya akan lebih baik dan tidak menjadi beban bagi orang lain," ujarnya.

Penuh potensi

Anggi mengakui, pilihan untuk terjun ke dunia politik juga tidak lepas dari dorongan dari rekan-rekannya sesama penyandang disabilitas. Sebaliknya, dia pun mendorong dan menggandeng teman-temannya sesama penyandang disabilitas untuk tidak segan-segan terjun ke dunia politik.

"Saya ingin lebih banyak lagi teman-teman disabilitas mengikuti untuk mau terjun ke dunia politik. Politik untuk kita semua," ujarnya.

Ia menilai, banyak rekan-rekannya yang memiliki kemampuan dan penuh potensi. "Mereka paham hal-hal yang tidak pernah kita sangka, termasuk tentang bidang kemasyarakatan dan politik," imbuhnya.

Ia pun memilih bergabung dengan NasDem karena menurutnya partai politik tersebut memiliki rekam jejak yang baik. Tak hanya itu, menurut dia, Partai NasDem juga menyambut kehadirannya dengan baik.

"Di partai ini saya belajar bagaimana berpartai politik. Saya

ingin berkembang di partai ini," tegasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya