Nugie Makin Giat Selamatkan Lingkungan

Syarief Oebaidillah
02/12/2018 05:45
Nugie Makin Giat Selamatkan Lingkungan
(MI/M Ghozi)

PENYANYI Nugie, 47, baru saja memperoleh penghargaan Satyalancana Wira Karya dari pemerintah karena dinilai berjasa di bidang lingkungan.

Selain dia, delapan orang lainnya yang berjasa di bidang lingkungan hidup dan kehutanan juga memperoleh penghargaan sama.

Penghargaan disematkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya pada hari ulang tahun (HUT) ke-47 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Kantor KLHK. Atas nama Presiden Jokowi, Menteri Siti mengucapkan selamat kepada para penerima. Nugie tidak bisa hadir dalam pemberian penghargaan itu karena aktivitasnya di luar kota.

Figur publik bernama lengkap Agustinus Gusti Nugroho tersebut memperoleh Satyalancana Wira Karya karena dinilai berperan aktif dalam penyelamatan lingkungan. Ia antara lain melakukannya melalui penciptaan lagu-lagu bertema lingkungan dan makhluk hidup, melalui seminar, diskusi, juga berbagai aksi nyata lain dalam upaya pelestarian alam.

Bahkan, pria kelahiran 31 Agustus 1971 itu juga menjadi duta lingkungan hidup dan organisasi internasional World Wide Fund for Nature (WWF). Karena itu, ia bersama masyarakat terus melakukan aksi nyata penyelamatan lingkungan hidup.

"Saya sangat bangga dan bersyukur atas anugerah penghargaan lingkungan dari Ibu Menteri Siti Nurbaya dan Presiden Jokowi. Saya mengapresiasi sangat tinggi. Sejatinya (kiprah saya atas) penghargaan ini masih kecil bila dibandingkan dengan kiprah kalangan lain termasuk di pemerintahan," kata Nugie saat dihubungi Media Indonesia, Jumat (30/11).

Menurutnya, penghargaan tersebut memicunya untuk terus berkiprah di bidang lingkungan dan konservasi alam. "Ini memotivasi semangat baru bagi saya untuk terus berkiprah lebih baik lagi di bidang lingkungan dan konservasi alam," ucapnya.

Adik kandung vokalis grup band KLa Project, Katon Bagaskara, itu mengungkapkan perkenalannya dengan lingkungan hidup dimulai pada 1998. Saat itu ia menjalin kerja sama dengan WWF Indonesia untuk bidang konservasi, mangrove, dan lain-lain.

Menurut suami dari Shinta Dewi itu, WWF Indonesia menggandengnya karena terarik pada lagu-lagu bernuansa lingkungan yang ia rilis dalam album trilogi pertama pada 1995 bertajuk Bumi, berikutnya pada 1996 berjudul Air, dan Udara pada 1998.

"Mereka mengajak saya karena album trilogi itu, hingga kemudian saya berkenalan dengan Menteri Lingkungan Hidup pada masa itu seperti Pak Nabiel Makarim dan Pak Rachmat Witoelar," ungkapnya.

Karena kiprahnya pula, pada 2005 Rachmat Witoelar mendapuknya sebagai duta lingkungan hidup hingga sekarang. "Ini (kiprah di lingkungan hidup) merupakan kontinuitas yang sudah terjalin sejak masa kementerian ini bernama KLH (Kementerian Lingkungan Hidup) dan terus hingga menjadi KLHK saya sering bersama-sama aktif untuk penyelematan hutan dari kebakaran, mangrove, dan lain lain," ujarnya.

Generasi milenial
Ia mengatakan, sebagai penyanyi, kegiatannya di lingkungan menjadi bagian yang waktunya harus disiapkan terlebih dahulu. Meski begitu, Nugie mengaku lagu-lagu bertema lingkungan ciptaannya tidak bersifat komersial dari sudut industri musik. Karya-karyanya tentang lingkungan, kehutanan, dan sejenisnya ia bagikan kepada teman sesama pecinta lingkungan ataupun melalui media sosial.

Kiprahnya di bidang lingkungan bahkan telah melebar dengan membantu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada kampanye sanitasi dengan membangun komunitas Sahabat Sanitasi selama sembilan tahun terakhir.

Lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) itu berharap generasi milenial juga dapat menjadi generasi yang memiliki gaya hidup ramah lingkungan. Mereka dapat mulai melakukannya dari diri sendiri, antara lain dalam memilih transportasi dan menyiasati perjalanan yang tidak meninggalkan jejak sampah, seperti sampah plastik. (H-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya