Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SETAHUN belakangan ini aktor Morgan Oey, 28, aktif di kegiatan aksi sosial. Ia terjun langsung untuk merasakan pengalaman menjadi sukarelawan, dan kini ia telah menemukan kedekatan emosional terhadap isu disabilitas dan anak-anak.
Pemeran Rama dalam fi lm Koki-Koki Cilik (2018) itu mengungkapkan, sejak kecil ia hanya terlibat aksi sosial lewat pemberian sumbangan dana, dan belum pernah terlibat langsung. Karena itulah, ketika ada kesempatan melakukan kegiatan di dua sukarelawan, ia lalu bergabung dengan Indorelawan.
Menurutnya, ia bergabung atas keinginannya sendiri, ia yang menawarkan diri untuk bergabung dengan harapan bisa memberikan kontribusi atau apa yang bisa ia lakukan. Bahkan, berbekal rasa penasaran, ia pun lantas membuat kampanye aksi baiknya sendiri.
“Sepanjang tahun ini bikin kampanye #10jamaksibaik. Bagaimana caranya kita meluangkan waktu 10 jam dalam setahun untuk melakukan aksi baik. Dengan harapan, kalau kita senang melakukan aksi (sosial), jam aksinya bisa nambah lagi,” katanya di sela-sela konferensi pers Festival Relawan 2018 di Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Selain itu, Morgan berharap aksinya dapat menjadi inspirasi anak muda lainnya, sehingga mereka dapat mengikuti langkahnya. Hingga kini ia telah melakukan empat rangkaian kegiatan yang masuk kampanyenya, dengan durasi 2,5 jam sertiap kegiatan.
Beberapa kegiatan yang dilakukan, antara lain kunjungan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumu (RSCM), mendongeng dan berbuka puasa bersama dengan anak-anak di kawasan Kota Tua saat Ramadan lalu, dan berkunjung ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melakukan kegiatan yang bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih.
Morgan mengungkapkan, kegiatannya di NTT sempat tertunda karena terjadi gempa di Sulawesi Tengah. Laki-laki yang bernama lengkap Handi Morgan Winata itu menyatakan akan terus melanjutkan kampanye yang sudah ia gagas.
Mencintai anak-anak
Setelah setahun terjun langsung dalam kegiatan sosial dan kerelawanan, laki-laki kelahiran Kota Singkawang, Kalimantan Barat, pada 25 Mei 1990 itu mengaku, menemukan fokus yang ingin ia angkat di tahun mendatang. Ia ingin meluncurkan kampanye berbasis pada isu anak-anak dan disabilitas.
“Saya ingin meneruskan kegiatan aksi baik dan akan launching satu kampanye aksi sosial lagi. Selama ini, saya senang sama anak-anak, saya sudah tahu dan mencoba untuk belajar lagi dan fokus pada isu disabilitas untuk tahun depan,” ujar mantan personel grup musik SM*SH tersebut.
Menurutnya, salah satu anak yang akrab dengan dia ialah Aksan, anak penderita tumor otak yang dinilainya memiliki energi dan kemauan besar untuk sembuh. Dari bocah itu pula, ia banyak belajar bersyukur tentang hidup yang kini dijalaninya.
Ia berharap anak-anak muda lainnya mau mengenali dunia kerelawanan dan menjadikannya sebagai salah satu gaya hidup di masa depan. Ia mencotohkan olahraga lari yang dahulu dianggap hal biasa, kini menjadi gaya hidup. Morgan
ingin aksi sosial juga menjadi bagian dari gaya hidup anak muda.
“Saya dulu tidak tahu menahu soal aksi sosial, tetapi saya belajar. Maka ada pepatah, tak kenal maka tak sayang. Boleh ajak teman, cari apa yang menjadi kedekatan emosial kalian dan melakukan aktivitas yang bikin hati kita tergerak,” tuturnya. (H-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved