Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BERSIH dan wangi dengan lapisan marmer pada lantai dan dinding. Itulah bagian dalam Kabah, kiblat umat Islam sedunia yang berada di Masjidil Haram, Mekah Al Mukarramah.
Kesan itulah yang ditangkap Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin yang diberikan kehormatan oleh Pemerintahan Kerajaan Arab Saudi untuk masuk ke Baitullah (Rumah Allah) bersamaan dengan momen pencucian Kabah pada Selasa (25/9) pagi.
Menag mengaku baru pertama kali masuk ke Kabah. "Alhamdulillah saya diberikan kesempatan masuk ke Kabah. Saya merasakan hal yangg sulit diuraikan. Saya membayangkan berada di suatu ruang yang dahulu di situ Rasulullah salat, ruang tempat Nabi Ibrahim pernah tinggal di situ, bahkan suatu ruang dalam bangunan pertama yang dibuat di dunia," kata Menag saat dihubungi kemarin.
Menurutnya, Kabah ialah bangunan suci yang menjadi titik pusat manusia berputar melingkar tiada henti. "Yang menjadi kiblat semua umat muslim saat menghadap Allah SWT. Suasananya sejuk dan tercium harum wangi semerbak," tutur laki-laki kelahiran 25 November 1962 itu.
Menag yang juga Amirul Hajj 2018 ini berada di Tanah Suci sejak Senin (24/9) untuk memantau proses pemulangan jemaah haji Indonesia kloter terakhir, jemaah haji yang masih dirawat karena sakit, dan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2019, khususnya bidang akomodasi.
Momen pencucian Kabah dilakukan pagi hari menjelang waktu duha.
Dipimpin Gubernur Mekah Pangeran Khalid Al Faishal, sejumlah tokoh, termasuk Menag Lukman diberi kesempatan untuk melihat bagian dalam Kabah.
Mendoakan bangsa
Putra mantan Menag Saifuddin Zuhri (alm) ini tak menyia-nyiakan kesempatan untuk berdoa di tempat paling istimewa ini. “Saya menunaikan salat dua rakaat sebanyak empat kali karena di setiap bidang, di setiap sudut saya melakukan salat dua rakaat. Saya juga memanjatkan doa terbaik bagi bangsa dan negara Indonesia tercinta agar ke depan bangsa dan seluruh masyarakat Indonesia senantiasa mampu meningkatkan kualitas hidupnya, meningkatkan kesejahteraannya,” jelas menteri yang hobi olahraga joging ini.
Berkesempatan memasuki Kabah, kata dia, tidak semata kehormatan bagi dirinya, tapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia. “Kami sampaikan terima kasih kepada Pemerintah Saudi Arabia yang sudah memberikan kesempatan sekaligus kehormatan ini,” ujarnya.
Dari Mekah, Lukman kemudian menuju Madinah. Selama berada di Kota Nabi itu, dia mempunyai dua agenda, yakni melepas pemulangan kloter terakhir, JKG-63, dari Bandara Prince Mohammad bin Abdul Aziz (PMAA) Madinah menuju Tanah Air pada Selasa (25/9) sore. Kloter tersebut mengangkut 381 penumpang yang terdiri dari jemaah dan lima petugas pendamping kloter.
Adapun kemarin, Menag menggelar rapat evaluasi pemulangan jemaah bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Madinah dan Bandara. Hari ini Menag dijadwalkan tiba di Tanah Air.
Lukman pun menyampaikan pesan kepada jemaah haji Indonesia yang kini semuanya sudah berada di Tanah Air. "Selamat kepada seluruh jemaah haji yang telah dipilih sebagai tamu-tamu Allah, dan telah selesai menunaikan segala prosesi ibadah haji. Mari syukuri nikmat yang tak setiap muslim dan muslimah bisa mendapatkan kesempatan beribadah haji," ujarnya.
Caranya mensyukuri, kata dia, menjaga kemabruran. "Meningkatkan amaliah ubudiah, kepedulian sosial, dan menebarkan kedamaian kepada siapa pun, di mana pun, dan kapan pun," pungkasnya. (H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved