Sri MulyaniTetap Ngomel dan Cerewet

(Try/H-3)
25/9/2018 00:00
Sri MulyaniTetap Ngomel dan Cerewet
(MI/SUSANTO)

 SEBAGAI pemimpin tertinggi di Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati mengaku akan terus mengomel dan cerewet kepada anak buahnya. Salah satu yang jadi bahan kecerewetannya saat ini ialah adanya defisit transaksi berjalan di neraca pembayaran Indonesia.

"Selama current account deficit (CAD) kita masih melebar, saya tidak akan berhenti ngomel ke semua pegawai Kementerian Keuangan," ujar perempuan kelahiran Lampung, 26 Agustus 1962 itu saat ditemui di kantornya, di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, semua omelan itu untuk kebaikan bersama sekaligus alarm agar para pegawai bekerja lebih keras lagi dan tidak pernah berpuas diri. Berdasarkan data Bank Indonesia, defisit transaksi berjalan Indonesia Semester I/2018 mencapai sebesar US$13,7 miliar, atau mencapai 79,19%, jika dibandingkan dengan realisasi defisit transaksi berjalan sepanjang tahun lalu.

Merujuk pada data tersebut, perempuan berusia 56 tahun itu pun secara jujur mengatakan tidak mau berpura-pura menjadi orang baik di depan para anak buahnya. "Jangan berharap saya jadi orang nice enough selama masih defisit. Saya berharap dengan sinergi terus-menerus dan saya tidak akan lelah mengingatkan semuanya. Saya tahu semuanya bilang "Bu.. ibu ngomel lagi," cetus perempuan paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes 2008 itu.

Dia berjanji juga akan memengang konsekuensi untuk mempermudah berbagai hambatan proses yang bisa mengakibatkan melebarnya transaksi berjalan. "Kami ingin menjadi problem solver," tukas Sri Mulyani.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya