Laura Basuki Totalitas Perankan Susy Susanti

Despian Nurhidayat
20/9/2018 06:05
Laura Basuki Totalitas Perankan Susy Susanti
()

DUA perempuan berkaus putih berjalan beriringan, sembari memegang sebuah benda menyala layaknya obor. Sebaris senyum tersungging di mulut mereka. Sekilas, sosok keduanya tampak mirip.

Keduanya dikenal publik sebagai sosok perempuan inspiratif di bidang masing-masing. Laura Basuki di bidang seni peran dan Susy Susanti berkiprah di bidang olahraga. Namun, dalam film Susy Susanti: Love All, sosok Susy Susanti merasuk di dalam diri Laura.

Laura Basuki, aktris kenamaan Indonesia yang sudah beberapa kali sukses memerankan berbagai macam peran, kini menggemparkan publik dengan memerankan Susy Susanti, sang ratu bulu tangkis.

Pemeran Suchun dalam Haji Backpacker (2014) dan Lim Kwee Ing dalam Love and Faith (2015) itu mengaku perannya sebagai Susy dalam film biopik itu ialah impiannya sejak dulu. Film biopik merupakan film yang menceritakan kehidupan seorang tokoh tertentu berdasarkan kisah dalam kehidupan nyata.

"Aku udah dengar cukup lama akan ada film tentang Susy Susanti. Aku cuma ngebatin aja semoga dipanggil casting. Sampai suatu hari, ngobrol sama Daniel dan dia cerita tentang film Susy Susanty dan ngajak aku untuk casting," ungkap istri Leo Sandjaja itu seusai kunjungan ke lokasi film di Istora Senayan, Jakarta, kemarin.

Aktris kelahiran Jerman, 9 Januari 1988 itu mengakui perannya kali ini tidak mudah. "Enggak gampang, menjadi seorang legenda, seorang atlet badminton yang buat saya itu belum ada gantinya," ujar Laura.

Sebagai bentuk totalitasnya, Laura pun berupaya mendalami sosok dan gaya khas peraih medali emas bersama di Olimpiade Barcelona 1992 itu, saat bermain bulu tangkis. Selama tiga bulan lamanya, Laura berlatih badminton di bawah pengawasan langsung Susy.

Berkat latihan yang dijalaninya, pemeran utama wanita terbaik Festival Film Indonesia (FFI) dalam film Haji Backpacker itu bahkan berhasil menirukan gerakan split, yang menjadi ciri khas Susy dalam setiap pertandingan.

Dalam film itu, ibu beranak satu itu beradu peran dengan Dion Wiyoko, aktor pemeran Alan Budikusuma. Aktor lain yang terlibat antara lain Lukman Sardi, Farhan, dan Nathanael. Sebelumnya, Laura dan Dion pernah berpasangan dalam film Terbang Menembus Langit (2018).

Gali sisi personal
Tak hanya teknik badminton, Laura mengeksplorasi sisi-sisi personal Susy. "Kayak apa sih rasanya waktu melakukan pertandingan di Olimpiade, bukan hanya di lapangan, tapi juga waktu persiapannya, kemudian latihannya seperti apa, dan saat di lapangan itu rasa apa yang dipunya," ungkapnya.

Susy Susanti: Love All diprediksi tayang pada kuarter pertama 2019 sekitar Februari-Maret. Daniel Mananta selaku produser telah membidik sosok Susy untuk difilmkan sejak enam tahun lalu.

Film Susy Susanti: Love All diarahkan sutradara Sim F berdasarkan naskah dari yang ditulis Sharika. Damn I Love Indonesia Movies bekerja sama dengan Oreima Films serta turut melibatkan Ciputra selaku honorary producer.

Film biopik itu turut menampilkan proses Susy Susanti sebelum masa gemilang, pengaruh pemerintahan era reformasi terhadap karier Susy, serta keluarga dan cintanya pada sang suami Alan Budikusuma. Karena itu, turut digambarkan saat pertama kali Susy memenangkan World Championship Junior Badminton pada 1985, ketika dirinya berumur 14 tahun. (H-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya