Musisi Asing Jadi Daya Tarik

Ardi Teristi Hardi
15/7/2018 01:00
Musisi Asing Jadi Daya Tarik
(DOK. HAMMERSONIC)

SETELAH Katy Perry dan Celine Dion, dalam beberapa waktu ke depan akan banyak agenda festival musik di Tanah Air yang melibatkan artis-artis luar negeri, antara lain We the Fest, Hammersonic Festival, Prambanan Jazz, dan Jogjarockarta. Kedatangan mereka menjadi daya tarik untuk mendatangkan penonton.

Puluhan wartawan ramai menghadiri konferensi pers Hammersonic Festival 2018 di sebuah kafe di kawasan SCBD, DKI Jakarta, Kamis (12/7) siang. Konferensi pers ini sekaligus menandakan hajatan musik yang digadang-gadang sebagai festival musik rock dan metal terbesar se-Asia Tenggara bakal segera digelar dengan tema Jalesveva jayamahe.

Sejak pertama kali digelar pada 2012, Hammersonic dikenal sebagai festival musik bertaraf internasional dengan mendatangkan artis-artis dari luar negeri. Pada perhelatan Hammersonic 2018, sederet artis rock dan metal dari luar negeri siap tampil pada 22 Juli 2018 di Pantai Karnaval Ancol, antara lain In Flames, Dead Kennedys, H20, Vital Remains, Brujeria, IHSAHN, Winds of Plague, Visceral Disgorge, Vital Remains, Revocation, dan Escape the Fate.

"Kita (Hammersonic) ialah festival musik metal yang masih survive dan konsisten," kata Art Director Hammersonic 2018, Zethria Okka. Salah satu kendala ketika mendatangkan artis luar negeri hanya ketika mencocokkan jadwal manggung para artis dengan jadwal acara Hammersonic.

Kedatangan artis luar negeri ke Indonesia menjadi daya tarik dan menguntungkan bagi penonton. Dengan datangnya artis luar negeri ke Indonesia, uang yang harus dikeluarkan jauh lebih murah daripada pergi ke luar negeri.

Sementara itu, menurut CEO of Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi, mendatangkan artis luar negeri tetap menjadi daya tarik tersendiri ketika menggelar festival musik. "Artis luar negeri sosok yang istimewa dan masih menjadi daya tarik buat penonton. Artis dalam negeri bisa lebih mudah didatangkan," kata lelaki yang rutin menyelenggarakan beberapa festival musik, termasuk Prambanan Jazz dan Jogjarockarta.

Artis luar negeri yang dipilih bukan sembarang. Sebelumnya dilakukan survei kepada masyarakat tentang sosok artis yang diinginkan tampil.

Anas menjelaskan, untuk mendatangkan mereka, yang terpenting ialah komunikasi yang baik dengan pihak artis. Dengan artis luar negeri, semua permintaan artis harus dipenuhi sesuai perjanjian awal agar tidak ada preseden buruk di kemudian hari.

 

Musisi dalam negeri

Walau artis-artis luar negeri berdatangan, musisi dalam negeri tetap mendapatkan tempatnya di hati para pecinta musik Tanah Air. Ketua Komite Musik Dewan Kesenian Jakarta berpendapat, animo masyarakat Indonesia terhadap musisi dalam negeri tetap tinggi.

"Konser-konser yang diadakan banyak ditonton walau harganya tinggi," kata dia.

Anto berhadap, industri dalam negeri ke depan dapat lebih berkembang. Peran pemerintah sangat penting dalam mengembangkan industri musik dalam negeri, misalnya, menghubungkan musisi dengan pihak sponsor. Selain itu, pemerintah harus berperan dalam meningkatkan kualitas pelaku ekonomi kreatif dan meningkatkan apresiasi penonton sebagai pendukung ekonomi kreatif. (M-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya