Dira Sugandi Keluarga sebagai Support System

Putri Rosmalia Octaviyani
03/7/2018 00:45
Dira Sugandi Keluarga sebagai Support System
(MI/SUMARYANTO BRONTO)

HARI Keluarga Nasional (Harganas)yang jatuh setiap 29 Juni dimanfaatkan banyak selebritas untuk berbagi kisah mengenai keluarga terkasih mereka. Salah satunya penyanyi Dira Sugandi, 38.

Ia lalu menceritakan pengalaman yang membuatnya sangat menghargai nilai keluarga dan mengaku menomorsatukan keluarga daripada hal lainnya. Ia juga bercerita mengenai cara kedua orangtua menyayanginya saat remaja yang meninggalkan kesan tersendiri bagi pelantun lagu Benci tapi Rindu tersebut.

"Waktu gue remaja dulu, gue nakal banget. Orang banyak yang ngaduin kenakalan-kenakalan gue sama orangtua gue, mulai saudara sampai tetangga, dari yang bener sampai yang mengada-ada," ujar Dira, dalam akun Instagram-nya @dirasugandi, Sabtu (30/6).

Suatu hari, ujarnya, kabar mengenai berbagai perilakunya di luar rumah sampai telinga orangtuanya. Ia sempat merasa sangat takut untuk pulang. Rasa khawatir akan kemarahan dan kekecewaan orangtua menjadi faktor utama yang membuatnya enggan pulang.
"Saat itu ada yang ngadu sama orangtua gue, sampai-sampai gue enggak berani pulang. Kabur dua minggu karena takut banget dimarahin," ujarnya.

Karena berbagai pertimbangan, setelah kabur selama dua minggu, perempuan kelahiran Bandung tersebut akhirnya memutuskan pulang. Di luar dugaan, respons yang ditunjukkan kedua orangtua Dira jauh berbeda dari bayangan dan ketakutannya.

"Ternyata jauh berbeda dengan ekspektasi gue. Nyokap malah nangis waktu nyambut gue datang, bokap juga nangis meluk gue sambil bilang sejelek apa pun kamu di mata orang, kamu tetap anak mama dan papa," kenangnya.

Momen itu menjadi hal yang sangat penting baginya saat ini. Ia mengatakan, untuk pertama kalinya ia yakin dan menyadari betapa penting nilai keluarga dalam kehidupan.

"Hanya keluarga yang bisa menerima gue dengan segala kekurangan gue dan tetap sayang sama gue setulus hati. Gue enggak perlu merasa khawatir salah ngomong atau salah bersikap karena takut dijauhin," ujar Dira.

Harus dijaga
Saat ini setelah memiliki keluarga sendiri, ia mengaku sangat menjaga nilai kasih sayang dalam keluarga, seperti yang diajarkan orangtuanya dahulu. Ia selalu menjadikan keluarga sebagai tempat pulang yang utama.

"Nilai-nilai kekeluargaan itu yang gue bawa terus sampai sekarang ke dalam keluarga kecil gue. Mereka support system gue, penyemangat gue, dan penenang hati gue. Sejauh apa pun gue melangkah dan merasa tersesat, gue tahu bahwa gue akan selalu punya 'rumah' untuk pulang dan gue ingin mereka juga merasakan hal yang sama," tuturnya.

Karena itu, ia berharap apa yang dirasakannya dapat juga dirasakan banyak keluarga lain karena keluarga ialah harta yang sangat berharga dan harus selalu dijaga. Kasih sayang di dalamnya merupakan hal utama yang harus selalu dijaga. "Selamat Hari Keluarga Nasional ke-25. Hari Keluarga, hari kita semua," katanya. (H-1)

 

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya